Pertamina Dorong Anak Usaha Terapkan Praktik Pelayaran Ramah Lingkungan

Jum'at, 09 Juli 2021 - 07:00 WIB
loading...
Pertamina Dorong Anak...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Sebagai anak perusahaan pelayaran PT Pertamina (Persero) , PT Pertamina International Shipping berperan dalam transisi menuju armada yang lebih rendah karbon.

PT Pertamina International Shipping (PIS) bertujuan untuk mencapai diversifikasi portofolio bisnisnya menuju layanan pelayaran yang lebih ramah lingkungan. Inisiatif berkelanjutan untuk mencapai tujuan ini diwujudkan melalui tiga fase, dengan tujuan akhir yang bebas karbon dari armada PIS.

Pada fase pertama, PIS telah memulai langkah-langkah efisiensi energi termasuk operasi pengurangan kecepatan (Eco-Steaming) sesuai dengan kebutuhan operasional, navigasi ballast minimum untuk mengurangi berat kapal, dan rencana pelayaran yang dioptimalkan.

"Misalnya kalau kapal sedang berlayar, kita akan lihat apakah ada antrian di pelabuhan tujuan. Kalau ada antrian, kapal kita tidak perlu melaju dengan kecepatan penuh yang menghabiskan lebih banyak bahan bakar dan juga berdampak polusi pada lingkungan," ujar Direktur Utama PIS Erry Widiastono dalam siaran pers, Kamis (8/7/2021).

Baca juga: Sulap Limbah Udang Jadi Penyedap Rasa, Mahasiswa Ini Lolos di Ajang Internasional

Pada tahap pertama, PIS juga akan meremajakan usia kapal. Rata-rata usia kapal yang dioperasikan saat ini berkisar antara 19 – 20 tahun. Pada tahap pertama, PIS bukan saja membangun kapal dengan eco design, tapi juga untuk mengurangi usia kapal menjadi 17 tahun.

Selain itu, dari sisi angkutan, PIS akan fokus juga pada pengangkutan kargo yang lebih ramah lingkungan, antara lain Liquefied Petroleum Gas, dan Liquefied Natural Gas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
Pertamina Dikabarkan...
Pertamina Dikabarkan Melarang Mobil 1.400cc Diisi Pertalite, Ini Daftar Kendaraanya
Rekomendasi
Protes Keras Penangkapan...
Protes Keras Penangkapan Roy Suryo-dr Tifa, Refly Harun: Keduanya Kooperatif Sejak Awal
Rizky Billar Laporkan...
Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Selingkuh dengan Anak Ramzi
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Berita Terkini
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Infografis
Paus Fransiskus Marah...
Paus Fransiskus Marah Anak-anak Gaza Dibom oleh Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved