Lakukan Refinancing Utang, Keuangan PLN Masih Kuat
Jum'at, 09 Juli 2021 - 19:48 WIB
loading...
A
A
A
Memakai laporan keuangan PLN sebagai analisa, Mamit menyebut utang baru ini berbanding lurus dengan aset perseroan yang menurutnya juga terus bertambah. Bisa dibilang, utang itu untuk sesuatu yang produktif.
"Saya yakin, masih cukup besar dan masih cukup kuat secara keuangan. Karena memang BUMN kita sedang melakukan PSO (Public Service Obligation), maka pemerintah saya pikir tidak akan lepas tangan kalau sampe keuangan PLN berdarah-berdarah," tegasnya.
Baca juga:WeChat China Hapus Puluhan Akun yang Kampanyekan LGBT
Sebelumnya, Menteri BUMN, Erick Thohir telah meminta direksi PLN untuk mencari sumber pendanaan baru. Erick menitikberatkan bahwa utang harus memiliki bunga yang murah.
Hingga Rabu (7/7), Erick mengatakan telah refinancing sebesar Rp30 triliun dan akan menargetkan hingga Rp100 triliun. Refinancing merupakan metode pembayaran atau pelunasan pinjaman dengan mengajukan pinjaman baru yang bunganya lebih rendah.
"Saya yakin, masih cukup besar dan masih cukup kuat secara keuangan. Karena memang BUMN kita sedang melakukan PSO (Public Service Obligation), maka pemerintah saya pikir tidak akan lepas tangan kalau sampe keuangan PLN berdarah-berdarah," tegasnya.
Baca juga:WeChat China Hapus Puluhan Akun yang Kampanyekan LGBT
Sebelumnya, Menteri BUMN, Erick Thohir telah meminta direksi PLN untuk mencari sumber pendanaan baru. Erick menitikberatkan bahwa utang harus memiliki bunga yang murah.
Hingga Rabu (7/7), Erick mengatakan telah refinancing sebesar Rp30 triliun dan akan menargetkan hingga Rp100 triliun. Refinancing merupakan metode pembayaran atau pelunasan pinjaman dengan mengajukan pinjaman baru yang bunganya lebih rendah.
(uka)
Lihat Juga :