Antam Habiskan Rp25 M Buat Ngebor Emas, Nikel, dan Bauksit

Senin, 12 Juli 2021 - 10:11 WIB
loading...
Antam Habiskan Rp25...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam menyampaikan laporan biaya eksplorasi preliminary unaudited per Juli 2021. Perseroan diketahui telah menghabiskan Rp25,86 miliar untuk biaya eksplorasi komoditas emas, nikel dan bauksit.

Dilihat dari laporan Perseroan di Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (12/7/2021), kegiatan eksplorasi dilakukan di Pongkor, Jawa Barat; Tapunopaka dan Pomalaa, Sulawesi Tenggara; Buli, Maluku Utara; dan Tayan, Kalimantan Barat.

"Kegiatan eksplorasi Antam di kuartal II/2021 berfokus pada komoditas emas, nikel, dan bauksit, serta Antam juga melaksanakan pengurusan izin kawasan hutan di daerah prospek dengan jumlah pengeluaran preliminary unaudited pada kuartal II-2021 sebesar Rp25,86 miliar," ujar Corporate Secretary Antam, Yulan Kustiyan, Senin (12/7/2021).

Baca juga: Awal Pekan, Harga Emas Masih Betah di Rp950.000 per Gram

Di wilayah Gunung Pongkor, Antam melakukan kegiatan eksplorasi emas. Kegiatan yang dilakukan di antaranya pemetaan geologi bawah permukaan, permodelan geologi, dan pengeboran.

Eksplorasi nikel Antam yang dilakukan di daerah Pomalaa dan Tapunopaka dilakukan beberapa kegiatan, terdiri atas pemetaan geologi, percontoan core, logging core, pengukuran grid dan reukur, dan pemboran single tube.

Baca juga: Kimia Farma Pasar Senen Tunda Vaksinasi Mandiri, Ini Sebabnya

Sedangkan di daerah Buli, kegiatan yang dilakukan antara lain pemetaan geologi, percontoan core, logging core, percontoan permukaan, pengukuran lintasan, dann pemboran single tube.

Sementara itu, eksplorasi bauksit Antam yang dilakukan di Tayan dilakukan beberapa kegiatan terdiri atas pengukuran grid, pengukuran GPS geodetik, pemetaan geologi, test pit, logging test pit, percontoan test pit, dan percontohan batuan.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Satu Dekade Membangun...
Satu Dekade Membangun Literasi Keuangan Berbasis Emas di Indonesia
Gandeng BUMN, Platform...
Gandeng BUMN, Platform IDN Gold Hadirkan Koin Emas Fisik Dilengkapi Teknologi Invisible Ink
Kemensos Lelang Emas...
Kemensos Lelang Emas Hadiah Tak Tertebak Senilai Rp10 Miliar, Hasilnya untuk Bantu Keluarga Rentan
Rekomendasi
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved