Dampak PPKM, BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi hanya 3,8% di 2021

Senin, 12 Juli 2021 - 15:18 WIB
loading...
Dampak PPKM, BI Perkirakan...
Pertumbuhan ekonomi tahun ini diprediksi sekitar 3,8% akibat PPKM yang kembali harus diterapkan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diakui bakal menekan angka pertumbuhan ekonomi pada tahun ini. Berdasarkan hasil assesment awal Bank Indonesia (BI), adanya PPKM Darurat membuat pertumbuhan ekonomi tahun ini berkisar di 3,8%.

Baca Juga: Rupiah Letoi Usai Pertumbuhan Ekonomi 2021 Direvisi

"Assestment awal kami menunjukkan kalau PPKM darurat ini kita lakukan selama 1 bulan dan berhasil menurunkan Covid-19 secara secara baik, itu membuat pertumbuhan ekonomi kita akan turun menjadi sekitar 3,8%," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers secara virtual, Senin (12/7/2021).

Perry mengakui, proyeksi tersebut lebih rendah dibandingkan perkiraan BI sebelumnya yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan bergerak pada rentang 4,1% hingga 5,1% dengan titik tengah 4,6% pada tahun ini.

Perry menambahkan, ada sejumlah hal yang juga perlu diwaspadai akibat PPKM Darurat. Di antaranya adalah menurunnya angka investasi global dan penurunan konsumsi masyarakat akibat turunnya mobilitas.

Baca Juga: Heboh Pesta Nikah Anak Pejabat Pemkot Jayapura Dihadiri Ribuan Orang, Mempelai Wanita Tolak Pakai Masker

"Langkah-langkah untuk mengantisipasi dan juga memitigasi dampak dari PPKM Darurat terhadap mobilitas manusia dan juga dampaknya terhadap konsumsi itu terus kita lakukan. Kita juga perlu lakukan antisipasi lebih lanjut," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Rekomendasi
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved