Pertamina Jaga Produksi Hulu Migas demi Keberlangsungan Energi
Rabu, 27 Mei 2020 - 16:10 WIB
loading...
A
A
A
Fajriyah merinci, anak perusahaan PHI, Pertamina Hulu Mahakam (PHM), yang mengelola Blok Mahakam pada triwulan I-2020 membukukan rata-rata produksi gas sebesar 659 MMSCFD (wellhead) atau di atas target teknis Work Program & Budget (WP&B) 2020 sebesar 608 MMSCFD. Sementara itu, produksi likuid (minyak dan kondensat) PHM mencapai 30,34 MBOPD, juga lebih tinggi daripada target teknis WP&B 2020 sebesar 30,12 MBOPD.
Produksi anak perusahaan PHI lainnya, Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), juga tercatat sebesar 11,95 MBOPD atau melonjak 138,5% dibanding target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) triwulan I-2020 yang dipatok pada 8,63 MBOPD.
Sementara itu, produksi minyak Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT), yang juga merupakan anak perusahaan PHI, mencapai 11,26 MBOPD atau 109,6 persen di atas target RKAP triwulan 1-2020 sebesar 10,27 MBOPD.
Produksi di luar negeri yang dicatatkan PIEP juga telah berhasil memberikan kontribusi produksi migas sebesar 156 MBOEPD atau 103% dari target triwulan I-2020.
Prestasi PHM, PHKT, PHSS, dan PIEP dapat dicapai berkat upaya masing-masing anak perusahaan, yaitu dengan melakukan pekerjaan sumur pengembangan sesuai rencana, pekerjaan workover dan well services sesuai rencana, dan mempertahankan keandalan fasilitas produksi.
Fajriyah melanjutkan, sepanjang 2019, Pertamina terus berupaya meningkatkan jumlah kegiatan pengeboran yang didukung investasi Pertamina di sektor hulu yang cukup signifikan. Nilai investasi Pertamina di sektor hulu pada periode tersebut mencapai USD2,45 miliar atau sekitar 60% dari keseluruhan investasi Pertamina pada RKAP tahun 2019 yang mencapai USD4,1 miliar. Untuk tahun 2020 ini, Pertamina akan tetap berkomitmen untuk mempertahankan tingkat investasi hulu dikisaran yang sama dengan tahun 2019.
Produksi anak perusahaan PHI lainnya, Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), juga tercatat sebesar 11,95 MBOPD atau melonjak 138,5% dibanding target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) triwulan I-2020 yang dipatok pada 8,63 MBOPD.
Sementara itu, produksi minyak Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT), yang juga merupakan anak perusahaan PHI, mencapai 11,26 MBOPD atau 109,6 persen di atas target RKAP triwulan 1-2020 sebesar 10,27 MBOPD.
Produksi di luar negeri yang dicatatkan PIEP juga telah berhasil memberikan kontribusi produksi migas sebesar 156 MBOEPD atau 103% dari target triwulan I-2020.
Prestasi PHM, PHKT, PHSS, dan PIEP dapat dicapai berkat upaya masing-masing anak perusahaan, yaitu dengan melakukan pekerjaan sumur pengembangan sesuai rencana, pekerjaan workover dan well services sesuai rencana, dan mempertahankan keandalan fasilitas produksi.
Fajriyah melanjutkan, sepanjang 2019, Pertamina terus berupaya meningkatkan jumlah kegiatan pengeboran yang didukung investasi Pertamina di sektor hulu yang cukup signifikan. Nilai investasi Pertamina di sektor hulu pada periode tersebut mencapai USD2,45 miliar atau sekitar 60% dari keseluruhan investasi Pertamina pada RKAP tahun 2019 yang mencapai USD4,1 miliar. Untuk tahun 2020 ini, Pertamina akan tetap berkomitmen untuk mempertahankan tingkat investasi hulu dikisaran yang sama dengan tahun 2019.
Lihat Juga :