Startup Sektor Pariwisata Disarankan Tak Latah untuk IPO

Rabu, 14 Juli 2021 - 11:29 WIB
loading...
Startup Sektor Pariwisata...
Foto/ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pengamat bisnis dan pemasaran Managing Partner Inventure, Yuswohady, mengatakan perusahaan startup di sektor pariwisata untuk saat ini agar tidak latah melakukan penawaran saham perdana (IPO) seperti perusahaan teknologi lainnya. Pandemi Covid-19 membuat situasi tidak tepat bagi mereka untuk melantai di bursa.

Baca juga:Setelah Gabung PSG, Ramos Malah Rayu Mbappe agar Tolak Real Madrid

"Untuk sektor pariwisata, khususnya bagi perusahaan seperti Traveloka dan Tiket.com atau beberapa pelayanan perjalanan penerbangan, agar tak terburu-buru dan untuk timing saat ini belum tepat," kata Yuswohady saat dihubungi tim MNC News Portal Indonesia, Rabu (14/07/2021).

Yuswohandy menuturkan, melihat Traveloka yang saat ini tengah merosot akan sulit untuk melakukan IPO. Alahasil, minat investor pun akan berkurang.

"Tourisme akan lama pulihnya, kalaupun memang dipasksaan untuk dipastikan bisa IPO, harganya akan tidak bagus. Posisi minat dari investor pun tidak akan banyak," ujarnya.

Baca juga:Jaksa Agung Resmi Lantik Laksda TNI Anwar Saadi Sebagai Jampidmil

Pariwisata memang sektor yang paling terkena dampak dari pandemi. Padahal, dulu sektor ini merupakan primadona dan menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar.

"Sebelum pandemi pariwisata sangat menggeliat, tapi sekarang pariwisata benar-benar sedang melemah," tambahnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
Menpar Widiyanti Pamer...
Menpar Widiyanti Pamer Sumbangan Sektor Pariwisata ke Pertumbuhan Ekonomi, Sebesar Apa?
MNC Digital Mengambil...
MNC Digital Mengambil Langkah Strategis Menuju Pencatatan Saham Sekunder di HKEX dengan Pengajuan A1
Mendorong Kewirausahaan...
Mendorong Kewirausahaan Berbasis AI dan Transisi Energi Berkelanjutan di Indonesia
Efek Free Float 15%,...
Efek Free Float 15%, OJK Kaji Ulang Rencana IPO 2026
Target IPO 2025 Meleset,...
Target IPO 2025 Meleset, BEI Sebut Nilai Fundraise Meningkat
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Punya Rencana ke Jakarta?...
Punya Rencana ke Jakarta? Ini Pilihan Jadwal Keberangkatan Kereta Menuju Jakarta yang Paling Ideal!
Drama Rp34 Triliun!...
Drama Rp34 Triliun! Pendiri Startup AI Manus Dicekal di China Usai Dicaplok Meta
Rekomendasi
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Penyanyi Oliver Tree...
Penyanyi Oliver Tree Dikabarkan Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved