Pertamina Bantu Pasok Oksigen Medis, Legislator: Penanganan Pandemi Harus Gotong Royong

Kamis, 15 Juli 2021 - 22:47 WIB
loading...
Pertamina Bantu Pasok...
Karena penanganan ini memang harus dilakukan gotong royong. Apapun instansinya, diharapkan memiliki akses ketersediaan oksigen bisa segera melakukan hal yang sama dengan Pertamina. Foto/Dok Pertamina
A A A
JAKARTA - Upaya Pertamina dalam membantu dan mendukung distribusi pasokan oksigen medis bagi penanganan Covid-19 mendapatkan apresiasi. Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay berharap, apa yang dilakukan Pertamina bisa menjadi teladan perusahaan lain.

Baca Juga: Kasus Covid Makin Mencekam, Luhut Curhat Sulitnya Dapat Oksigen Impor

Menurut dia, semakin banyak BUMN dan perusahaan swasta turut berpartisipasi, diharapkan pula bisa segera menangani kelangkaan oksigen di berbagai rumah sakit.

"Dalam situasi sulit seperti sekarang, inisiatif Pertamina untuk membantu pasokan oksigen sangat terpuji. Terutama dalam rangka menangani kelangkaan oksigen di rumah sakit dan faskes lain. Sikap Pertamina harus diapresiasi sebaik mungkin," ujarnya di Jakarta, Kamis (15/7/2021).

Sebagai anggota komisi yang menangani bidang kesehatan, Saleh berharap upaya Pertamina bisa segera diikuti BUMN dan perusahaan besar lain. Sebab, semakin banyak pihak membantu pasokan oksigen, tentu akan cepat bisa mengatasi kelangkaan oksigen. Terlebih saat ini, ketika kasus Covid-19 sangat tinggi dan semakin banyak masyarakat membutuhkan.

"Karena penanganan ini memang harus dilakukan gotong royong. Apapun instansinya, saya harap yang memiliki akses ketersediaan oksigen bisa segera melakukan hal yang sama dengan Pertamina," katanya.

Dalam keterangannya, Saleh menyatakan kepedulian semua pihak terhadap kebutuhan oksigen bagi penderita Covid-19 sangat dibutuhkan terlebih, saat ini banyak oksigen yang justru dipasok ke berbagai industri.

Untuk itu, lanjutnya, diharapkan pihak industri bisa merelakan sebagian oksigen mereka untuk membantu penanganan Covid-19 .

“Kita harus memprioritaskan penanganan Covid. Aspek pemulihan nilai-nilai solidaritas dan kepedulian terhadap sesama harus ditonjolkan,” tegasnya.

Sebelumnya, Pertamina membantu kebutuhan oksigen di beberapa rumah sakit melalui penyediaan dan pengoperasian 21 truk pengangkut tangki oksigen dengan kapasitas masing-masing 20 ton. Termasuk di antaranya, dengan menyediakan infrastruktur, sarana, dan fasilitas pendukung.

Baca Juga: Kasus COVID-19 Melonjak, Jawa Timur Kekurangan Oksigen

Penyaluran mengutamakan wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta, sebagai tindak lanjut dari informasi Satuan Tugas Khusus (Satgas) Oksigen Nasional atas keterbatasan oksigen di rumah sakit di wilayah tersebut.

Bahkan akhir pekan lalu, Pertamina juga menambah 6 unit ISO tank lagi agar dapat mempercepat pemenuhan memenuhi kebutuhan oksigen bagi pasien Covid-19.

Saleh juga menambahkan kepedulian Pertamina dalam membantu penanganan Covid-19 tidak hanya terkait penyaluran oksigen. Sebelumnya, BUMN energi itu juga aktif membantu seperti obat-obatan, APD bagi tenaga medis, dan juga peralatan untuk donor plasma konvalesen. Bahkan, jelas Saleh, RS Pertamina di berbagai daerah, juga selalu sibuk melayani masyarakat yang terpapar Covid-19.

"Kebetulan Pertamina juga bergerak di rumah sakit. Saya lihat RS Pertamina di Jakarta tiap hari penuh. Jadi mereka memang melayani dan merawat penderita Covid-19 sesuai kemampuan. Karena itu, saya juga mendorong RS Pertamina untuk meningkatkan kapasitas dan pelayanan di seluruh Indonesia," katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Pertamina dan ERIA Perkuat...
Pertamina dan ERIA Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Transisi Energi
Sokoguru Policy Forum:...
Sokoguru Policy Forum: Bedah Strategi Penguatan Ketahanan dan Transisi Energi Nasional
Pertamina dan Badan...
Pertamina dan Badan Gizi Nasional Sinergikan Minyak Jelantah menjadi Energi Rendah Karbon untuk Bahan Bakar Pesawat
Dari Cilacap, Presiden...
Dari Cilacap, Presiden Prabowo Tegaskan SDA Indonesia Harus Dinikmati Sepenuhnya oleh Rakyat
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Masih Sama per 1 April 2026, Berikut Daftar Lengkapnya
Rayakan HUT ke-61, PGN...
Rayakan HUT ke-61, PGN Gelar Sunatan Massal di Seluruh Wilayah Operasional
Kasus Korupsi LNG, Hari...
Kasus Korupsi LNG, Hari Karyuliarto Sebut Vonis 4,5 Tahun Tidak Adil
2 Kapal Pertamina Masih...
2 Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Menlu Pastikan Stok BBM Aman
Rekomendasi
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved