LPS Pede Ekonomi Masih Mungkin Tumbuh 3,8% di Tengah PPKM Darurat
Jum'at, 16 Juli 2021 - 17:01 WIB
loading...
A
A
A
Kemungkinan saat ini pertumbuhan kredit, diterangkan olehnya yang 3,8% masih bisa tumbuh ke 4%. Bahkan bisa lebih karena kebijakan fiskal dan moneter juga lebih baik dibandingkan tahun lalu atau bulan sebelumnya.
Ia menjelaskan, adanya potensi risiko kontraksi di triwulan III dan IV, namun relatif kecil karena kebijakan moneter dan fiskal.
“Potensi untuk mengalami kontraksi atau pertumbuhan negatif tahunan kemungkinan relatif kecil. Dan kami lihat kebijakan fiskal dan moneter cukup ekspansif, perbaikan di triwulan II juga akan memberikan kita pondasi untuk tumbuh lebih cepat ketika nanti PPKM kembali dibuka,” ujarnya.
Purbaya menambahkan, upaya yang harus dilaksanakan agar ekonomi benar-benar tidak mengalami kontraksi, antara lain ialah percepatan pelaksanaan vaksinasi sehingga PPKM bisa kembali dibuka, dan tentunya disiplin dari masyarakat, di antaranya dengan terus mematuhi protokol kesehatan.
Pada kesempatan yang sama, ia juga menjelaskan, mengenai kondisi likuiditas di perbankan dan permintaan kredit perbankan saat ini. Berdasarkan data, kondisi likuiditas di industri perbankan relatif longgar sebagaimana dilihat dari rasio LDR yang per Mei 2021 berada pada level 80,66%.
Baca Juga: Menko Airlangga Ramal Ekonomi Indonesia Tahun 2021 Tumbuh 4,5%
Ia menjelaskan, adanya potensi risiko kontraksi di triwulan III dan IV, namun relatif kecil karena kebijakan moneter dan fiskal.
“Potensi untuk mengalami kontraksi atau pertumbuhan negatif tahunan kemungkinan relatif kecil. Dan kami lihat kebijakan fiskal dan moneter cukup ekspansif, perbaikan di triwulan II juga akan memberikan kita pondasi untuk tumbuh lebih cepat ketika nanti PPKM kembali dibuka,” ujarnya.
Purbaya menambahkan, upaya yang harus dilaksanakan agar ekonomi benar-benar tidak mengalami kontraksi, antara lain ialah percepatan pelaksanaan vaksinasi sehingga PPKM bisa kembali dibuka, dan tentunya disiplin dari masyarakat, di antaranya dengan terus mematuhi protokol kesehatan.
Pada kesempatan yang sama, ia juga menjelaskan, mengenai kondisi likuiditas di perbankan dan permintaan kredit perbankan saat ini. Berdasarkan data, kondisi likuiditas di industri perbankan relatif longgar sebagaimana dilihat dari rasio LDR yang per Mei 2021 berada pada level 80,66%.
Baca Juga: Menko Airlangga Ramal Ekonomi Indonesia Tahun 2021 Tumbuh 4,5%
Lihat Juga :