Efektif Tingkatkan Kemampuan Petani, Sekolah Lapang IPDMIP Disambut Baik
Minggu, 18 Juli 2021 - 18:42 WIB
loading...
A
A
A
Lewat kegiatan ini, petani juga diajak untuk mampu mengambil keputusan dan menerapkan teknologi yang sesuai dengan sumberdaya, dan berwawasan lingkungan. Sehingga usaha tani lebih efisien berproduktifitas tinggi dan berkelanjutan.
"Sekolah lapang adalah salah satu metode dalam proses belajar mengajar yang cukup efektif. Karena sangat cocok sebagai metode pembelajaran bagi orang dewasa (Andragogi) karena sifatnya yang tidak formal, proses pembelajaran dilakukan dilakukan di lapangan dimana tersedia objek nyata berupa tanaman Padi sawah yang dijadikan materi pembelajaran," jelasnya.
Kegiatan Sekolah Lapang ini dilaksanakan di Desa Rawang Baru, Kec. Rawang Panca Arga,Kabupaten Asahan. Tepatnya, di Kelompok Tani Subur sebagai Lokasi Pengamatan (LL). Pelaksanaan sekolah lapang ini dijadwalkan selama 12 kali pertemuan dengan 20 orang peserta dari Pengurus dan anggota Poktan.
Materi pada pertemuan Sekolah Lapang kali ini adalah mengenai Pengenalan Hama Penyakit pada Tanaman Padi Sawah. sekaligus membuat Pestisida Nabati dengan Bahan Utama Daun Mimba, lengkuas dan serai.
Ketiga bahan utama ini dianggap mampu mengatasi hama dan penyakit pada tanaman pangan dan hortikultura. Sebab bahan-bahan tersebut seperti daun tanaman mimba mengandung bahan aktif Azadirathin yang dapat mengendalikan 30 lebih spesies serangga hama.
Kemudian Melantriol untuk penghalau serangga hama yang mengakibatkan hama serangga enggan mendekati tanaman, Ada juga salannin yang berpengaruh terhadap pengurangan napsu makan serangga hama.
"Sekolah lapang adalah salah satu metode dalam proses belajar mengajar yang cukup efektif. Karena sangat cocok sebagai metode pembelajaran bagi orang dewasa (Andragogi) karena sifatnya yang tidak formal, proses pembelajaran dilakukan dilakukan di lapangan dimana tersedia objek nyata berupa tanaman Padi sawah yang dijadikan materi pembelajaran," jelasnya.
Kegiatan Sekolah Lapang ini dilaksanakan di Desa Rawang Baru, Kec. Rawang Panca Arga,Kabupaten Asahan. Tepatnya, di Kelompok Tani Subur sebagai Lokasi Pengamatan (LL). Pelaksanaan sekolah lapang ini dijadwalkan selama 12 kali pertemuan dengan 20 orang peserta dari Pengurus dan anggota Poktan.
Materi pada pertemuan Sekolah Lapang kali ini adalah mengenai Pengenalan Hama Penyakit pada Tanaman Padi Sawah. sekaligus membuat Pestisida Nabati dengan Bahan Utama Daun Mimba, lengkuas dan serai.
Ketiga bahan utama ini dianggap mampu mengatasi hama dan penyakit pada tanaman pangan dan hortikultura. Sebab bahan-bahan tersebut seperti daun tanaman mimba mengandung bahan aktif Azadirathin yang dapat mengendalikan 30 lebih spesies serangga hama.
Kemudian Melantriol untuk penghalau serangga hama yang mengakibatkan hama serangga enggan mendekati tanaman, Ada juga salannin yang berpengaruh terhadap pengurangan napsu makan serangga hama.
Lihat Juga :