Ensikei Tenun, Bertahan Saat Pandemi Berkat Dukungan PLN
Selasa, 27 Juli 2021 - 12:50 WIB
loading...
A
A
A
Nita menjelaskan, pendampingan PLN tidak hanya dalam membuka akses pasar, tetapi juga pembiayaan. Sebagai usaha rintisan, pihaknya memerlukan modal untuk membangun gerai di Kupang. "Menjadi mitra binaan PLN seperti anugerah Tuhan. Karena kami diberikan bantuan pemodalan untuk mendukung pengembangan gerai Ensikei," ungkapnya.
Sayang, sejak pandemi Covid-19 menghantam Tanah Air, ujar Nita, bisnisnya mengalami goncangan. Namun, berkat penyuluhan dari PLN, pihaknya dapat belajar mengembangkan platform pemasaran produk. Asa pun kembali terlihat, setelah 2020 bisnis kerajinannya tertekan, tahun ini sudah ada perbaikan penjualan. "Puji Tuhan, sekarang kain tenun dan kerajinan anting, gelang, dan lainnya sudah mulai kosong di etalase kami," katanya.
Ke depan, Nita berharap terus dapat pendampingan PLN agar Ensikei Tenun dapat lebih mengepakkan sayap bisnisnya. Atas dukungan PLN, Nita pun kini aktif memberikan penyuluhan dan sosialisasi bagi pelaku UMK dan penenun di Nusa Tenggara Timur, agar mampu lebih bersaing.
"Di era digital, ternyata kualitas produk tidak cukup. Pendamingan dari PLN, seperti yang saya rasakan, dan pemasaran lewat media sosial ternyata ikut mendorong harga jual kerajinan. Karena saya sudah dibantu, maka saya juga membagikan pengalaman kepada rekan-rekan UMK di sini," tambahnya.
Baca Juga: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Mutasi Sejumlah Kapolres, Ini Daftarnya
Sayang, sejak pandemi Covid-19 menghantam Tanah Air, ujar Nita, bisnisnya mengalami goncangan. Namun, berkat penyuluhan dari PLN, pihaknya dapat belajar mengembangkan platform pemasaran produk. Asa pun kembali terlihat, setelah 2020 bisnis kerajinannya tertekan, tahun ini sudah ada perbaikan penjualan. "Puji Tuhan, sekarang kain tenun dan kerajinan anting, gelang, dan lainnya sudah mulai kosong di etalase kami," katanya.
Ke depan, Nita berharap terus dapat pendampingan PLN agar Ensikei Tenun dapat lebih mengepakkan sayap bisnisnya. Atas dukungan PLN, Nita pun kini aktif memberikan penyuluhan dan sosialisasi bagi pelaku UMK dan penenun di Nusa Tenggara Timur, agar mampu lebih bersaing.
"Di era digital, ternyata kualitas produk tidak cukup. Pendamingan dari PLN, seperti yang saya rasakan, dan pemasaran lewat media sosial ternyata ikut mendorong harga jual kerajinan. Karena saya sudah dibantu, maka saya juga membagikan pengalaman kepada rekan-rekan UMK di sini," tambahnya.
Baca Juga: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Mutasi Sejumlah Kapolres, Ini Daftarnya
Lihat Juga :