Tanpa Inovasi Teknologi, Indonesia Terancam Krisis Pangan
Rabu, 28 Juli 2021 - 16:01 WIB
loading...
A
A
A
Rizal juga mengungkapkan, korporasi petani dalam mendorong hilirisasi masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Hingga kini hilirisasi tersebut belum terwujud.
“Padahal harapannya food estate ini adalah korporasi petani itu sendiri dalam menopang pembangunan dan ketahanan pangan nasional serta sebagai supporting pada pangan nasional kita,” tuturnya.
Baca juga:Anak Belum Baligh Jadi Imam Sholat Berjamaah, Bolehkah?
Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) memprediksi adanya krisis pangan apabila setiap negara tidak melakukan banyak tindakan dalam memastikan ketahanan pangannya. Indonesia, menurut Rizal, bisa menjadi salah satu negara yang dapat mengalami krisis pangan karena saat ini demand kebutuhan pangan sedang tinggi, namun suplai dalam situasi lemah akibat pemanasan global dan lain hal.
“Ini menjadi tantangan Indonesia, apalagi di tengah pandemi ini sektor pertanian justru menjadi sektor yang sangat diandalkan dalam pertumbuhan ekonomi ke depan,” pungkasnya.
“Padahal harapannya food estate ini adalah korporasi petani itu sendiri dalam menopang pembangunan dan ketahanan pangan nasional serta sebagai supporting pada pangan nasional kita,” tuturnya.
Baca juga:Anak Belum Baligh Jadi Imam Sholat Berjamaah, Bolehkah?
Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) memprediksi adanya krisis pangan apabila setiap negara tidak melakukan banyak tindakan dalam memastikan ketahanan pangannya. Indonesia, menurut Rizal, bisa menjadi salah satu negara yang dapat mengalami krisis pangan karena saat ini demand kebutuhan pangan sedang tinggi, namun suplai dalam situasi lemah akibat pemanasan global dan lain hal.
“Ini menjadi tantangan Indonesia, apalagi di tengah pandemi ini sektor pertanian justru menjadi sektor yang sangat diandalkan dalam pertumbuhan ekonomi ke depan,” pungkasnya.
(uka)
Lihat Juga :