PKT Pastikan Dukungan Pemenuhan Oksigen Medis di Kalimantan Timur

Rabu, 28 Juli 2021 - 17:40 WIB
loading...
PKT Pastikan Dukungan...
Menko PMK Muhadjir Effendy saat berbincang dengan direksi PT Pupuk Kaltim. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) memastikan dukungannya terhadap kebutuhan oksigen medis untuk penanganan pasien Covid-19 di Kalimantan Timur (Kaltim). Kepastian itu menindaklanjuti imbauan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, agar perusahaan membantu pemerintah memenuhi kebutuhan oksigen sejumlah rumah sakit (RS) di Banua Etam yang kini sangat mendesak.

Direktur Keuangan dan Umum PKT Qomaruzzaman mengatakan, PKT telah menyiapkan antisipasi kelangkaan oksigen dengan pasokan yang diproduksi langsung oleh perusahaan. Sejauh ini PKT telah menyiapkan 30 ton oksigen untuk kebutuhan medis di seluruh puskesmas di Kota Bontang, ditambah pengadaan tabung dan regulator yang juga akan disalurkan ke berbagai RS di Kaltim.

Baca juga:Kapal Perang Inggris Sambangi LCS, China Gelar Latihan Militer

“Regulator dan tabung oksigen terus kami upayakan, untuk mengantisipasi kelangkaan unit karena kebutuhan yang semakin tinggi. Oksigen juga kami produksi sendiri, sehingga ketersediaan pasokan dipastikan ada,” tutur Qomaruzzaman saat mendampingi Muhadjir Effendy di Balikpapan, dikutip Rabu (28/7/2021).

Dilanjutkannya, pasokan oksigen PKT dapat dimanfaatkan dengan sistem isi ulang yang dapat dilakukan kapan pun sesuai kebutuhan, agar tidak ada lagi kekhawatiran akan kurangnya pasokan untuk penanganan pasien. Sementara tabung oksigen dan regulator yang telah terealisasi dari pengadaan sebelumnya juga mulai disalurkan PKT, salah satunya untuk RS Bhayangkara Balikpapan sebanyak 30 unit.

“Karena tabung dan regulator sifatnya pabrikasi yang tidak dapat diadakan langsung, jadi dilakukan bertahap. Untuk itu, antisipasi sementara yang disiapkan PKT adalah pasokan oksigen yang memadai,” terang Qomaruzzaman.

PKT juga tengah menyiapkan generator oksigen medis (medical oxygen generator) dan oxygen concentrator untuk dimanfaatkan RS maupun masyarakat di wilayah dengan kebutuhan oksigen tinggi di Kaltim.

“Untuk penempatan generator, kami koordinasikan lagi dengan Kementerian BUMN, agar alat dapat bermanfaat maksimal untuk masyarakat maupun RS,” tambah Qomaruzzaman.

Menko PMK Muhadjir Effendy, menyambut antusias upaya PKT dalam mendukung penanganan pasien Covid-19 di Kaltim, dengan kepastian ketersediaan pasokan oksigen yang cukup. Kebutuhan oksigen medis di Kalimantan mencapai 65 ton per hari dan masih defisit 12 ton, sebab hanya ada tiga produsen oksigen di Kalimantan. Begitu pula di Kaltim, ketersediaan tabung oksigen juga menjadi permasalahan karena ketersediaan yang semakin menipis.

Baca juga:Kondisi Makin Sulit, Pedagang di Kota Serang Kibarkan Bendera Putih

“Sekarang yang mendesak adalah kebutuhan tabung oksigen, terutama yang 6 m3, karena sangat dibutuhkan masyarakat dan rumah sakit yang tangki oksigen liquidnya sangat kurang,” ucapnya.

Pengadaan generator oksigen medis dari PKT diharap dapat membantu masyarakat dan RS di Kaltim, sehingga penanganan pasien bisa berjalan lebih maksimal. “Semoga adanya generator dari PKT dapat menambah kapasitas oksigen di RS yang membutuhkan, termasuk penambahan tabung yang terus menipis bisa terbantu dengan baik,” harap Muhadjir.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menimbang Kemampuan...
Menimbang Kemampuan BUMD Mengelola Cadangan Migas di Blok Ganal
RI Temukan Cadangan...
RI Temukan Cadangan Gas Jumbo di Kalimantan Timur, Siap Produksi 2028
Tambang Ilegal Merajalela...
Tambang Ilegal Merajalela di Sekitar IKN, Kawasan Konservasi Dikeruk
Groundbreaking Pabrik...
Groundbreaking Pabrik Soda Ash Rp5 Triliun di Bontang Jadi Tonggak Baru Industri Nasional
Dukung Asta Cita Pemerintah,...
Dukung Asta Cita Pemerintah, Pupuk Kaltim Terus Dorong Keberlanjutan
Transformasi Industri...
Transformasi Industri Pupuk dan Petrokimia Menuju Proses Lebih Hijau dan Rendah Emisi
Forum Gerakan Moral...
Forum Gerakan Moral Pendidikan Kaltim Desak Kampus Bebas dari Politik Praktis
Kolaborasi ESG Dorong...
Kolaborasi ESG Dorong Gerakan Penghijauan di Tengah Pesatnya Pembangunan Kaltim
Apkarindo Gelar Rembug...
Apkarindo Gelar Rembug Petani Karet dan Ketahanan Pangan Jagung di Kaltim
Rekomendasi
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved