Kebutuhan Hunian Milenial Besar, Lippo Pacu Segmen Rumah Tapak
Rabu, 28 Juli 2021 - 20:45 WIB
loading...
A
A
A
Dia menilai, populasi kalangan muda yang besar ini menjadi jaminan kebutuhan hunian yang akan terus meningkat hingga dekade mendatang. "Kalau bicara Jakarta saja, tingkat kepemilikan rumahnya masih di bawah 50%. Hal ini menjadi jaminan pasar yang besar. Inilah yang merupakan real demand yaitu kalangan first time home buyer yang mencapai 80%, maka dari itu segmen inilah yang terus kami supply,” tuturnya.
Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Muncul 'PPKM Zero' buat Milenial agar Punya Hunian
Dia menambahkan, segmen rumah tapak di Lippo Karawaci maupun Lippo Cikarang yang dihadirkan dalam setiap launching rata-rata sebanyak 400-500 unit. Hal ini meningkatkan pertumbuhan dan laba yang positif sepanjang tahun 2021. Produk yang terserap dalam setiap launching rata-rata mencapai di atas 85% dengan peningkatan harga 10%-13% dibandingkan produk sejenis yang diluncurkan di tahun 2020.
Mengawali tahun 2021, Lippo Karawaci berhasil membukukan pendapatan penjualan Rp3,41 triliun pada Kuartal I/2021 atau naik 9,89% dibanding periode yang sama tahun lalu. CLSA Sekuritas memperkirakan, Lippo Karawaci bisa meraih target marketing sales tahun ini hingga Rp3,5-Rp4 triliun dari pencapaian tahun lalu sebesar Rp2,67 triliun.
“Kami yakin tren peningkatan penjualan ini akan terus naik secara fundamental dari segmen first time home buyer yang sangat besar. Hal ini juga menguatkan berbagai rencana bisnis yang kami targetkan dengan proyeksi pertumbuhan penjualan mencapai 30% di tahun ini,” pungkas John.
Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Muncul 'PPKM Zero' buat Milenial agar Punya Hunian
Dia menambahkan, segmen rumah tapak di Lippo Karawaci maupun Lippo Cikarang yang dihadirkan dalam setiap launching rata-rata sebanyak 400-500 unit. Hal ini meningkatkan pertumbuhan dan laba yang positif sepanjang tahun 2021. Produk yang terserap dalam setiap launching rata-rata mencapai di atas 85% dengan peningkatan harga 10%-13% dibandingkan produk sejenis yang diluncurkan di tahun 2020.
Mengawali tahun 2021, Lippo Karawaci berhasil membukukan pendapatan penjualan Rp3,41 triliun pada Kuartal I/2021 atau naik 9,89% dibanding periode yang sama tahun lalu. CLSA Sekuritas memperkirakan, Lippo Karawaci bisa meraih target marketing sales tahun ini hingga Rp3,5-Rp4 triliun dari pencapaian tahun lalu sebesar Rp2,67 triliun.
“Kami yakin tren peningkatan penjualan ini akan terus naik secara fundamental dari segmen first time home buyer yang sangat besar. Hal ini juga menguatkan berbagai rencana bisnis yang kami targetkan dengan proyeksi pertumbuhan penjualan mencapai 30% di tahun ini,” pungkas John.
(ind)
Lihat Juga :