Jadi Lokomotif Ekonomi Daerah, BUMD Butuh Inovasi Hadapi Pandemi

Kamis, 29 Juli 2021 - 21:42 WIB
loading...
Jadi Lokomotif Ekonomi...
Sejumlah panelis saat menghadiri webinar bertajuk ‘Membangun Kinerja dan Layanan BUMD Tetap Produktif di Masa Pandemi Covid-19’. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sangat berperan dalam meningkatkan ekonomi daerah , menjadi sumber pendapatan asli daerah, membuka lapangan kerja, serta memenuhi kebutuhan dan memudahkan masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Presiden Institut Otonomi Daerah Djohermanyah Djohan saat menghadiri webinar bertajuk ‘Membangun Kinerja dan Layanan BUMD Tetap Produktif di Masa Pandemi Covid-19’. Acara ini digelar oleh Majalah Top Business (MSI Group), bekerja sama dengan I-OTDA (Institut Otonomi Daerah) dan LKN (Lembaga Kajian Nawacita).

“BUMD, seyogianya menjawab kebutuhan pemerintah daerah dan masyarakat, saat masa Covid-19 ini,” kata dia Djohermanyah Djohan di Jakarta, Kamis (29/7/2021).

Baca Juga : Jokowi Ingin Pembangunan Rumah Oksigen Dicopy ke Provinsi Lain

Dia juga mengatakan beberapa masalah klasik BUMD adalah sering kali masih lemahnya kemampuan manajemen, kurangnya kemampuan modal usaha, dan lain-lain. Dia pun mengatakan bahwa saat masa berat akibat Covid-19, perlu ada peningkatan kinerja BUMD. Sementara di saat sama, pemda juga mengalami dampak Covid-19. “Inovasi pun, sudah tentu penting untuk dilakukan oleh BUMD,” tambahnya.

Ahli ilmu politik dari Institut Otonomi Daerah dan CSIS, J. Kristiadi, mengatakan bahwa pemda sudah semestinya memberi kebijakan yang memberi peluang bagi BUMD untuk lebih bergerak. “BUMD itu, intinya bahwa potensi daerah dimaksimalkan oleh pemda. Perkembangan BUMD harus dimaksimalkan. Pada saat yang sama, aspek pelayanan publik oleh BUMD harus dioptimalkan. Serta jangan melupakan pentingnya inovasi,” kata Kristiadi.

Bima Yudhistira, ekonom muda dari Celios, merekomendasikan sejumlah hal untuk BUMD. Pada masa Covid-19 ini, BUMD harus cermat membaca sektor usaha mana yang paling dini dilonggarkan dari pembatasan mobilitas. Ini adalah hal yang sangat penting. “Contohnya, BUMD perbankan harus melihat, mana sektor yang paling tepat untuk prioritas pemberian kredit. Contohnya adalah sektor manufaktur, konstruksi, dan pertanian,” ujar Bima.

Bank BUMD pun, punya peluang untuk menggarap segmen digital yang mendapatkan pertumbuhan tinggi. Digitalisasi bisa dilakukan di berbagai segmen layanan. “Pastikan agar layanan tetap up to date dan sesuai kebutuhan nasabah,” jelasnya.

Baca Juga : Lembaga Keuangan Masih Ogah Danai Eksplorasi Panas Bumi

Webinar yang diikuti perwakilan lebih dari 180-an perusahaan BUMD terbaik se-Indonesia, merupakan rangkaian kegiatan acara puncak penghargaan Top BUMD Awards 2021. “Webinar ini merupakan salah satu forum untuk saling berbagi pengetahuan dan pembelajaran bagi BUMD di Indonesia,” papar Ketua Penyelenggara Top BUMD Awards 2021, M. Lutfi Handayani, yang sekaligus merupakan Pemimpin Redaksi Majalah Top Business.

Selain dihadiri pembicara penting, turut mengisi webinar yaitu beberapa direktur utama/CEO BUMD terbaik juga berbagi ilmu dan pengalamannya dalam membangun kinerja dan layanan BUMD di masa pandemi ini. Diantaranya adalah, Achmad Syamsudin (Bank Sumsel Babel), Syamsul Hadi (Perumdam Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang), Sofyan Sapar (Perumdam Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang), Hendra Pebrizal (Perumdam Kota Padang), dan Rohmad Widodo (BPR Bank Bapas 69 Kabupaten Magelang)
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program MBG Bisa Genjot...
Program MBG Bisa Genjot Ekonomi Daerah jika Tata Kelola Diperbaiki
3 Opsi Sumber Pendapatan...
3 Opsi Sumber Pendapatan Daerah Potensial Selain Pajak Kendaraan Listrik
Ketiga Kalinya, Para...
Ketiga Kalinya, Para Ahli Tak Melihat Perbaikan Ekonomi Indonesia
Tunggu Tanggal Mainnya,...
Tunggu Tanggal Mainnya, Kadin Bakal Meluncurkan Kajian soal MBGnomics
Transformasi Digital,...
Transformasi Digital, BUMD Lampung Selatan Integrasikan Pengadaan Barang ke Lokapasar
Para Pakar Bedah Dampak...
Para Pakar Bedah Dampak Reformasi BUMN dalam RTD Nagara Institute
Pemotongan Hewan Kurban...
Pemotongan Hewan Kurban Dharma Jaya Jadi Pilihan Sejumlah Instansi
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Antisipasi Risiko Geopolitik...
Antisipasi Risiko Geopolitik Global, BUMD Jakarta Percepat Impor 7.500 Sapi
Rekomendasi
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Megah di Panggung, Sepi...
Megah di Panggung, Sepi di Tribun: Potret Pembukaan Piala Dunia 2026 di Kanada
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved