IHSG Akhir Pekan Berpeluang Menguat Terbatas di Kisaran 6.102-6.166

Jum'at, 30 Juli 2021 - 07:59 WIB
loading...
IHSG Akhir Pekan Berpeluang...
IHSG diprediksi menguat. Foto/Dok SINDOnews/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang mengalami penguatan terbatas pada perdagangan hari ini. Indeks diperkirakan bergerak pada kisaran 6.102-6.166.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal pergerakan IHSG kembali bergerak di atas level moving average 5 hari dan kembali memberikan peluang pengujian resistance upper bollinger bands dan fractal yang berada pada kisaran 6.150-6.166.

"Sedangkan indikator Stochastic dan RSI masih memberikan signal momentum bearish dengan kondisi overvalue indikator MACD yang menjenuh. Sehingga diperkirakan IHSG bergerak kembali menguat namun terbatas di akhir pekan dengan support resistance 6.102-6.166," ujar Lanjar dalam risetnya, Jumat (30/7/2021). Adapun sejumlah saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya ACES, ANTM, BBRI, CTRA, GGRM, JPFA, LPPF, TINS, WIKA, WTON.

Baca juga: Kompak Menghijau, IHSG Berpotensi Menembus Level 6.200

Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 32,20 poin atau 0,53 persen ke level 6.120 dengan penguatan sejak awal sesi perdagangan. Saham BRPT yang masuk pada jajaran indeks LQ45 menjadi pemimpin pergerakan optimis IHSG disusul BBCA, FREN, EMTK dan BBRI.

Indeks sektor Infrastruktur (+1,8%) berbalik menguat ditemani sektor material dasar (+1,81%) dan Energy (+1,70%). Optimisme investor mulai tumbuh seiring data kasus Covid-19 yang mulai menurun dibawah angka tertinggi dan PPKM darurat yang mungkin akan segera berakhir.

Investor juga optimis akan data laporan keuangan tengah semester tahun 2021 dengan ekspektasi GDP yang mampu kembali pada zona hijau meskipun IMF memangkas pertumbuhan ekonomi Indoensia untuk tahun 2021 sebesar 3,9% dari 4,3% dan perkiraan pertumbuhan ekonomi terendah diantara negara G20 karena ketertinggalan dalam vaksinasi.

Leader:
BRPT, BBCA, FREN, EMTK, BBRI

Laggard:
BMRI, UNVR, AGRO, ASII, TOWR

Baca juga: Terungkap! Lo Kheng Hong Tiap Hari Transaksi Saham di Perusahaan Sekuritas Asli RI Ini!

Sementara itu, Bursa saham Asia bersiap untuk memulai perdagangan hari ini dengan terkonsolidasi mengiringi mayoritas indeks saham di Wallstreet naik semalam dan Investor yang menimbang pendapatan teknologi megacap dan risiko dari tindakan keras China terhadap industri swasta.

Indeks Future di Jepang dan Hong Kong merosot. Harga komoditas energy mayoritas naik optimis dengan harga minyak WTI (+1,70%) menguat sepersen dan Batubara (+0,60%) naik lebih dari setengah persen.

Begitu juga harga komoditas logam yang optimis dipimpin oleh harga nikel naik 1,84% dan Timah naik 0,61%. Secara sentimen pergerakan IHSG akan cukup berat melihat indeks future di Asia yang merosot dan minimnya sentimen di akhir pekan.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Berakhir di Zona...
IHSG Berakhir di Zona Merah Sentuh 6.172, Transaksi Bursa Cetak Rp17,8 Triliun
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
Efisiensi Anggaran,...
Efisiensi Anggaran, BGN Hentikan Sementara MBG saat Libur Sekolah 22 Juni-13 Juli 2026
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Diperiksa Kejagung 9...
Diperiksa Kejagung 9 Jam Lebih, Sony Sonjaya Bungkam
Berita Terkini
PLN EPI Rampungkan Hot...
PLN EPI Rampungkan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Segera Mengalir ke Dalam Negeri
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved