Luhut Ungkap Alasan PPKM Level 4 Diperpanjang hingga 9 Agustus 2021

Senin, 02 Agustus 2021 - 20:30 WIB
loading...
Luhut Ungkap Alasan...
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan. FOTO/MNC Media
A A A
JAKARTA - Koordinator PPKM Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan alasan PPKM Level 4 diperpanjang hingga 9 Agustus 2021 ke depan di wilayah tertentu. Menurut dia, perpanjangan PPKM Level 4 masih penting dilakukan.

"Pertama meningkatkan cakupan secara tepat terutama pada wilayah yang menjadi pusat mobilitas kegiatan ekonomi saat ini dengan meningkatkan jumlah vaksin harian," kata Luhut dalam konferensi pers secara virtual, Senin (2/8/2021).

Baca Juga: PPKM Diperpanjang, Positivity Rate Varian Delta Diklaim Turun 50 Persen

Menurut dia peningkatan vaksinasi disesuaikan angka reproduksi Covid-19, yaitu berdasarkan jumlah kasus raa-rata orang yang terinfeksi pada masa 10-14 hari. "Sesuai perhitungan dari beberapa mudah virus dapat ditularkan selama durasi kontak antara sumber droplet permukaan dengan populasi masyarakat yang rentan," ujarnya.

Dia menjelaskan, selain vaksinasi angka reproduksi atau penularan kasus Covid-19 dapat dikurangi dengan mengurangi Proporsi Populasi yang rentan terhadapInfeksi yaitu dengan 3M yaitu mencuci tangan, memakai masker menjaga jarak serta tiga testing pressing.

Baca Juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Luhut: Indeks Mobilitas Sedikit Mengalami Kenaikan

Tak hanya itu, Luhut menyebut pengurangan durasi kontak restriksi pergerakan penduduk dan yang terakhir adalah cakupan vaksinasi untuk melakukan kekebalan imun atau herd immunity. "Di samping itu itu, tritmen ini adalah satu hal yang kami lakukan secara masif," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Luhut Buka Suara Soal...
Luhut Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Bursa Saham RI: Investor Global Masih Wait and See
Prabowo dan Luhut Bertemu...
Prabowo dan Luhut Bertemu Empat Mata di Istana, Ini yang Dibahas
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Prabowo Subianto Kunjungi...
Prabowo Subianto Kunjungi Luhut Binsar Pandjaitan di Hari Natal
Rekomendasi
Prabowo: Mencuri Uang...
Prabowo: Mencuri Uang Rakyat, Saya Tidak Toleransi
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
Wagub Banten Dimyati:...
Wagub Banten Dimyati: Walaupun Beda Partai, Hati Saya Tetap PPP
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Infografis
4 Alasan Seseorang Hingga...
4 Alasan Seseorang Hingga Saat Ini Belum Terinfeksi Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved