Jelang Alih Kelola Blok Rokan, PHR Tegaskan Kesiapan pada Gubernur Riau
Rabu, 04 Agustus 2021 - 09:25 WIB
loading...
Pertemuan manajemen PHR dengan Gubernur Riau Syamsuar awal pekan ini. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Jaffee A Suardin awal pekan ini menemui Gubernur Riau Syamsuar untuk menyampaikan kesiapan perusahaan untuk alih kelola operasional Blok Rokan.
PHR akan mengambil alih pengelolaan Blok Rokan mulai 9 Agustus 2021 dari PT Chevron Pacific Indonesia (CPI). Blok Rokan yang memiliki luas 6.453 km2 ini tercatat menghasilkan sekitar 165.000 barel minyak per hari atau sekira 24% produksi minyak nasional.
Baca Juga: Transisi Lancar, Produksi Blok Rokan Diyakini Dapat Dipertahankan
Dalam kesempatan tersebut, Jaffe juga melaporkan bahwa untuk meningkatkan produksi pasca-alih kelola, PHR menargetkan mengebor sebanyak 161 sumur baru pada periode Agustus-Desember 2021. Jaffee menegaskan, PHR siap untuk masuk dan mengelola Blok Rokan. Sejumlah persiapan transisi sudah dilakukan, termasuk terkait dengan pekerja PT CPI yang menjadi pekerja PT PHR.
"Sebanyak 2.691 pekerja CPI telah setuju untuk bergabung dengan PHR. Jadi nanti operasional Blok Rokan akan dikerjakan oleh tim lama juga. Kemudian untuk kontrak kerja kami juga sudah lakukan mirrorring dengan CPI dan sudah mencapai 100%," kata Jaffee dalam keterangan tertulis, Rabu (4/8/2021).
PHR akan mengambil alih pengelolaan Blok Rokan mulai 9 Agustus 2021 dari PT Chevron Pacific Indonesia (CPI). Blok Rokan yang memiliki luas 6.453 km2 ini tercatat menghasilkan sekitar 165.000 barel minyak per hari atau sekira 24% produksi minyak nasional.
Baca Juga: Transisi Lancar, Produksi Blok Rokan Diyakini Dapat Dipertahankan
Dalam kesempatan tersebut, Jaffe juga melaporkan bahwa untuk meningkatkan produksi pasca-alih kelola, PHR menargetkan mengebor sebanyak 161 sumur baru pada periode Agustus-Desember 2021. Jaffee menegaskan, PHR siap untuk masuk dan mengelola Blok Rokan. Sejumlah persiapan transisi sudah dilakukan, termasuk terkait dengan pekerja PT CPI yang menjadi pekerja PT PHR.
"Sebanyak 2.691 pekerja CPI telah setuju untuk bergabung dengan PHR. Jadi nanti operasional Blok Rokan akan dikerjakan oleh tim lama juga. Kemudian untuk kontrak kerja kami juga sudah lakukan mirrorring dengan CPI dan sudah mencapai 100%," kata Jaffee dalam keterangan tertulis, Rabu (4/8/2021).
Lihat Juga :