Penjelasan Telkom ke BEI Ihwal Investasi di TELE yang Pailit
Kamis, 05 Agustus 2021 - 23:33 WIB
loading...
A
A
A
Kinerja dan cakupan bisnis TELE termasuk yang paling sesuai (fit) dengan strategic initiatives TelkomGroup untuk memperkuat Telkomsel. TELE pada saat itu juga termasuk perusahaan publik yang cukup besar dibandingkan perusahaan sejenisnya. Untuk mencapai tujuan di atas sekaligus menurunkan tingkat risiko, Telkom tidak perlu menjadi pemegang saham pengendali atau pemegang saham mayoritas.
Setelah pembelian saham TELE oleh TelkomGroup, sepanjang 2014-2018 TELE mampu memberikan kontribusi terhadap Telkomsel baik melalui peningkatan penjualan pulsa maupun melalui peningkatan penetrasi smartphone.
"Di samping itu jalur distribusi TELE juga meningkat, sehingga pada tahun 2018 menjadi salah satu distributor utama dan terbesar Telkomsel. Bagi Telkomsel, berkat berbagai langkah yang dilakukan TelkomGroup termasuk investasi pada TELE telah berhasil memantapkan diri sebagai market leader di industrinya sampai sekarang," tulis manajemen Telkom.
Baca juga: Gandeng Noice, Pelanggan Telkomsel Bisa Dengarkan Podcast Tanpa Kuota
Terkait adanya masalah yang dialami TELE, Perseroan telah mengetahui sejak dilakukan audit konsolidasi TelkomGroup tahun buku 2019, dimama auditor melihat adanya keraguan substantial tentang kemampuan TELE untuk melanjutkan kelangsungan usahanya.
Setelah pembelian saham TELE oleh TelkomGroup, sepanjang 2014-2018 TELE mampu memberikan kontribusi terhadap Telkomsel baik melalui peningkatan penjualan pulsa maupun melalui peningkatan penetrasi smartphone.
"Di samping itu jalur distribusi TELE juga meningkat, sehingga pada tahun 2018 menjadi salah satu distributor utama dan terbesar Telkomsel. Bagi Telkomsel, berkat berbagai langkah yang dilakukan TelkomGroup termasuk investasi pada TELE telah berhasil memantapkan diri sebagai market leader di industrinya sampai sekarang," tulis manajemen Telkom.
Baca juga: Gandeng Noice, Pelanggan Telkomsel Bisa Dengarkan Podcast Tanpa Kuota
Terkait adanya masalah yang dialami TELE, Perseroan telah mengetahui sejak dilakukan audit konsolidasi TelkomGroup tahun buku 2019, dimama auditor melihat adanya keraguan substantial tentang kemampuan TELE untuk melanjutkan kelangsungan usahanya.
Lihat Juga :