Duh Repot! Uni Eropa Bakal Terapkan Pajak Karbon
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 10:58 WIB
loading...
A
A
A
Mendag menerangkan bahwa transisi energi dari fosil ke energi baru terbarukan di dalam negeri masih belum sesuai harapan. Sehingga jika Indonesia tidak segera menunjukkan gerakan perubahan pada sistem energi, maka yang dikhawatirkan adalah produk ekspor Tanah Air akan sulit bersaing.
"Kalau Indonesia enggak cepat-cepat melakukan transformasi di sistem energi maka produk ekspor kita tidak lagi kompetitif karena akan dihitung carbon content-nya dan akan dikenakan pajak yang besar,” tuturnya.
Baca juga:Ucapan Perpisahan via Video Aksi Messi, Barcelona: Thank You, Leo!
Dalam menyelesaikan persoalan tersebut, Mendag akan bersinergi dengan para pelaku usaha termasuk Kadin Indonesia untuk membahas lebih dalam untuk menuntut Uni Eropa secara hukum.
"Saya dengan Ketua Umum Kadin akan bicara bersama-sama dengan industri terkait hal ini. Jika ditemukan bukti bahwa Uni Eropa itu tidak sesuai dengan kaidah WTO, maka kita tuntut di jalur hukum," pungkasnya.
"Kalau Indonesia enggak cepat-cepat melakukan transformasi di sistem energi maka produk ekspor kita tidak lagi kompetitif karena akan dihitung carbon content-nya dan akan dikenakan pajak yang besar,” tuturnya.
Baca juga:Ucapan Perpisahan via Video Aksi Messi, Barcelona: Thank You, Leo!
Dalam menyelesaikan persoalan tersebut, Mendag akan bersinergi dengan para pelaku usaha termasuk Kadin Indonesia untuk membahas lebih dalam untuk menuntut Uni Eropa secara hukum.
"Saya dengan Ketua Umum Kadin akan bicara bersama-sama dengan industri terkait hal ini. Jika ditemukan bukti bahwa Uni Eropa itu tidak sesuai dengan kaidah WTO, maka kita tuntut di jalur hukum," pungkasnya.
(uka)
Lihat Juga :