Dorong Ekonomi, Pengantin Baru Diminta Cinta Wakaf

Sabtu, 07 Agustus 2021 - 18:47 WIB
loading...
Dorong Ekonomi, Pengantin...
Ilustrasi. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Ketua Badan Pelaksana BWI (Badan Wakaf Indonesia) Mohammad Nuh mengajak pengantin baru sadar wakaf untuk ikut medorong ekonomi. Berdasarkan laporan BWI ada sekitar 2 juta orang setahun yang menikah.

"Apabila pasangan baru berwakaf masing-masing Rp100.000 rupiah saja jika dikalikan hasilnya bisa mencapai Rp400 miliar. Itulah yang nanti kita arahkan menjadi wakaf cinta, supaya menjadi cinta wakaf," ujar Nuh, di acara Muhadatsah Dewan Pakar bertajuk Transformasi Perwakafan Menuju Ekonomi Berkelanjutan, Sabtu (7/8/2021).

Baca Juga: Gus Baha Bicara Tentang Wabah Covid-19, Berikut Pesannya

Menurutnya potensi nilai wakaf yang dihasilkan oleh para pengantin baru tersebut bisa menjadi mesin kesejahteraan ekonomi. Pasalnya nilai yang dihasilkan begitu besar untuk mendorong ekonomi.

Guna mengimplementasikan dan mengoptimalkan wakaf cinta perlu mengintegerasikan antara islamic social finance dengan islamic comercial finance. "Kedua hal itu harus kita satukan agar memberikan nilai manfaat semaksimal mungkin untuk kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat," kata dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
BUMN Berkontribusi Dongkrak...
BUMN Berkontribusi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Mengulik Kerentanan...
Mengulik Kerentanan Ekonomi Nasional di Balik Angka Pertumbuhan 5,61 Persen
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Menata Demokrasi Produktif...
Menata Demokrasi Produktif untuk Kesejahteraan Lintas Generasi
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
Timnas Indonesia Sikat...
Timnas Indonesia Sikat Oman 2-0 di Babak Pertama FIFA Matchday
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved