Traveloka Gelar Vaksinasi Dosis Kedua di Bandara Soetta
Senin, 09 Agustus 2021 - 22:53 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Uno bersama Albert, Co-Founder Traveloka (kedua dari kiri) memberikan apresiasi secara simbolis kepada para tenaga kesehatan dengan menyerahkan Voucher Traveloka.
A
A
A
JAKARTA - Traveloka berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemkes), dan PT Angkasa Pura II (AP II) membuka kembali layanan sentra vaksinasi Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta. Sinergi tersebut sebagai upaya untuk membantu pemerintah memepercepat tercapainya herd immunity.
Bertempat di terminal 2 dan 3 Bandara Soekarno-Hatta, layanan vaksinasi untuk penyuntikan dosis kedua ini beroperasi setiap hari pukul 08.00-17.00 WIB pada tanggal 9-22 Agustus 2021. Menargetkan 1.000 orang per hari, layanan ini dapat diakses secara gratis oleh masyarakat umum, mulai dari usia 18 tahun ke atas hingga lansia, yang sebelumnya telah mendapatkan suntikan vaksin dosis pertama.
Baca Juga: Traveloka Dukung Pemulihan Pariwisata di Mandalika
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengapersiasi kolaborasi Traveloka guna mendukung pemulihan pariwisata nasional. Dukungan tersebut disampaikan Sandiaga saat meninjau lokasi vaksinasi di terminal 3 Bandara Soetta sebagai salah satu upaya menyukseskan program vaksinasi nasional.
"Saya mengapresiasi hasil kolaborasi Traveloka, Kementerian Kesehatan dan Angkasa Pura II atas kontribusinya dalam menyukseskan program vaksinasi nasional. Ketika semua lini bangsa ini Geber, Gercep dan Gaspol, saya percaya kita akan mampu untuk bertahan dan menang melawan pandemi," kata Sandiaga, Senin (9/8/2021).
Sampai minggu lalu, imbuhnya, terdapat lebih dari 160.000 masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi melalui sentra vaksinasi yang berkolaborasi dengan Kemparekraf. "Kami menargetkan 450.000 masyarakat akan tervaksinasi pada September 2021 mendatang, sehingga angkanya dapat terus bertambah sampai Desember 2021," kata Sandiaga.
Co-Founder Traveloka Albert mengungkapkan, berlanjutnya layanan vaksinasi di bandara untuk dosis kedua ini merupakan bagian dari komitmen Traveloka untuk mendukung program pemerintah dalam mengatasi pandemi di tanah air. "Kami berharap melalui upaya kolaboratif ini, akan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan vaksinasi guna terbentuknya herd immunity sehingga ekonomi nasional juga diharapkan dapat perlahan-lahan pulih," kata Albert.
Bertempat di terminal 2 dan 3 Bandara Soekarno-Hatta, layanan vaksinasi untuk penyuntikan dosis kedua ini beroperasi setiap hari pukul 08.00-17.00 WIB pada tanggal 9-22 Agustus 2021. Menargetkan 1.000 orang per hari, layanan ini dapat diakses secara gratis oleh masyarakat umum, mulai dari usia 18 tahun ke atas hingga lansia, yang sebelumnya telah mendapatkan suntikan vaksin dosis pertama.
Baca Juga: Traveloka Dukung Pemulihan Pariwisata di Mandalika
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengapersiasi kolaborasi Traveloka guna mendukung pemulihan pariwisata nasional. Dukungan tersebut disampaikan Sandiaga saat meninjau lokasi vaksinasi di terminal 3 Bandara Soetta sebagai salah satu upaya menyukseskan program vaksinasi nasional.
"Saya mengapresiasi hasil kolaborasi Traveloka, Kementerian Kesehatan dan Angkasa Pura II atas kontribusinya dalam menyukseskan program vaksinasi nasional. Ketika semua lini bangsa ini Geber, Gercep dan Gaspol, saya percaya kita akan mampu untuk bertahan dan menang melawan pandemi," kata Sandiaga, Senin (9/8/2021).
Sampai minggu lalu, imbuhnya, terdapat lebih dari 160.000 masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi melalui sentra vaksinasi yang berkolaborasi dengan Kemparekraf. "Kami menargetkan 450.000 masyarakat akan tervaksinasi pada September 2021 mendatang, sehingga angkanya dapat terus bertambah sampai Desember 2021," kata Sandiaga.
Co-Founder Traveloka Albert mengungkapkan, berlanjutnya layanan vaksinasi di bandara untuk dosis kedua ini merupakan bagian dari komitmen Traveloka untuk mendukung program pemerintah dalam mengatasi pandemi di tanah air. "Kami berharap melalui upaya kolaboratif ini, akan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan vaksinasi guna terbentuknya herd immunity sehingga ekonomi nasional juga diharapkan dapat perlahan-lahan pulih," kata Albert.
Lihat Juga :