Awas! PPKM Berlarut-larut Bisa Berdampuk ke PMI Manufaktur

Selasa, 10 Agustus 2021 - 10:52 WIB
loading...
A A A
Jika PMI di atas 50, maka akan sinyal bahwa industri mulai tumbuh kembali atau ekspansif. Sedangkan PMI Manufaktur di bawah 50, maka hal itu menggambarkan sekrtor industri dalam kondisi kontraktif.

Baca Juga: Tumbuh 6,58%, Industri Manufaktur Topang Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II

Untuk itu Bhima menyebut, penanganan PPKM yang berlarut larut ini akan memberikan efek penurunan pada kapasitas produksi. Ketika hal tersebut terjadi, maka akan mengganggu pendistribusian barang.

"Semakin PPKM berlarut larut, maka efek ke kapasitas produksi menurun dan terjadi gangguan pada distribusi barang," sambung Bhima.

Sebelumnya, pemerintah resmi mengumumkan perpanjangan PPKM yang berlaku mulai 10 hingga 16 Agustus mendatang untuk wilayah pulau Jawa hingga Bali. Sedangkan untuk di luar wilayah tersebut hingga 23 agustus.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadirkan Teknologi Smart...
Hadirkan Teknologi Smart Ecosystem Compactplus, Produksi Lokal Berstandar Internasional
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Perusahaan APAC Berlomba...
Perusahaan APAC Berlomba Adopsi AI, Data Gudang Masih Jadi Hambatan
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Percepat Produktivitas...
Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI
Pertumbuhan Industri...
Pertumbuhan Industri dan Kontraksi Listrik Dinilai Masih Rasional
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Larangan Truk Sumbu...
Larangan Truk Sumbu 3 saat Momen Lebaran Berpotensi Ganggu Industri Manufaktur
Soal Pengadaan 105.000...
Soal Pengadaan 105.000 Kendaraan Koperasi Merah Putih, Evita: Momentum Perkuat Manufaktur Nasional
Rekomendasi
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Mbappe Telikung Messi
Messi Turun Takhta,...
Messi Turun Takhta, Mbappe Raja Gol Piala Dunia
Moncer di Piala Dunia...
Moncer di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Favorit Raih Ballon d'Or
Berita Terkini
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved