Perpanjangan Insentif Pajak Properti demi Sektor Konsumsi
Selasa, 10 Agustus 2021 - 23:33 WIB
loading...
A
A
A
Sektor perumahan adalah sektor yang strategis. Pada tahun 2020, dari sisi tenaga kerja, sektor perumahan memiliki tenaga kerja hampir 8,5 juta orang atau 6,59% dari total tenaga kerja nasional. Dari sisi produksi, aktivitas pembangunan perumahan telah memberikan kontribusi 13,6% pada PDB nasional 2020. Selanjutnya, dari sisi pengeluaran, setiap pembangunan atau penjualan rumah tinggal tercatat di Investasi (PMTB) bangunan, dimana porsinya mencapai 14,46% PDB Nasional 2020.
Perpanjangan fasilitas PPN DTP properti ini dilakukan untuk mendorong investasi rumah tangga kelas menengah yang tertahan karena PPKM. Selama pandemi, terlihat bahwa pendapatan kelas menengah relatif tidak terdampak secara segnifikan, tetapi pengeluarannya terdampak pembatasan aktivitas dan gangguan kepercayaan dalam melakukan aktivitas.
“Dengan perpanjangan fasilitas, pemerintah berharap masyarakat kelas menengah terus memanfaatkan secara optimal untuk menggairahkan aktivitas sektor perumahan,” kata Febrio. Pada triwulan II-2021, PDB sisi produksi, sektor jasa real estat mampu tumbuh 2,82%, lebih tinggi dari triwulan sebelumnya yang sebesar 0,94%," katanya.
Sementara sektor jasa konstruksi tumbuh sebesar 4,42%, meningkat dari minus 0,79 di triwulan I-2021 (yoy). Selain itu, kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit pemilikan apartemen (KPA) di triwulan II-2021 juga mengalami akselerasi.
"Kredit Konsumsi telah mampu kembali tumbuh positif, Mei (1,3%) dan Juni (1,9%) setelah lima bulan sebelumnya tumbuh negatif. Kredit hunian (rumah tinggal, flat dan apartemen) berkontribusi sekitar 33% dari total kredit konsumsi. Progres pemulihan ini perlu terus dijaga momentumnya," urainya.
Baca juga:Vertikal Rescue Indonesia Berkolaborasi dengan TNI AD Bangun 1.000 Jembatan Gantung
Perpanjangan fasilitas PPN DTP properti ini dilakukan untuk mendorong investasi rumah tangga kelas menengah yang tertahan karena PPKM. Selama pandemi, terlihat bahwa pendapatan kelas menengah relatif tidak terdampak secara segnifikan, tetapi pengeluarannya terdampak pembatasan aktivitas dan gangguan kepercayaan dalam melakukan aktivitas.
“Dengan perpanjangan fasilitas, pemerintah berharap masyarakat kelas menengah terus memanfaatkan secara optimal untuk menggairahkan aktivitas sektor perumahan,” kata Febrio. Pada triwulan II-2021, PDB sisi produksi, sektor jasa real estat mampu tumbuh 2,82%, lebih tinggi dari triwulan sebelumnya yang sebesar 0,94%," katanya.
Sementara sektor jasa konstruksi tumbuh sebesar 4,42%, meningkat dari minus 0,79 di triwulan I-2021 (yoy). Selain itu, kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit pemilikan apartemen (KPA) di triwulan II-2021 juga mengalami akselerasi.
"Kredit Konsumsi telah mampu kembali tumbuh positif, Mei (1,3%) dan Juni (1,9%) setelah lima bulan sebelumnya tumbuh negatif. Kredit hunian (rumah tinggal, flat dan apartemen) berkontribusi sekitar 33% dari total kredit konsumsi. Progres pemulihan ini perlu terus dijaga momentumnya," urainya.
Baca juga:Vertikal Rescue Indonesia Berkolaborasi dengan TNI AD Bangun 1.000 Jembatan Gantung
Lihat Juga :