Garap Blok Rokan Usai Hampir Seabad Disedot Chevron, Apa Untung Rugi Bagi Pertamina
Kamis, 12 Agustus 2021 - 05:37 WIB
loading...
A
A
A
"Kita mesti ketahui, bahwa saat ini pegawai PHR adalah eks CPI dimana seharusnya kinerja mereka tetap sama atau bahkan meningkat. Mengingat saat ini mereka bekerja dengan BUMN kita," tuturnya.
Baca Juga: Guyur Investasi Rp28,6 Triliun Demi Kerek Kinerja Blok Rokan
Di sisi lain, ada kendala yang harus dihadapi terkait pendanaan karena biaya yang diperlukan untuk mengelola Blok Rokan. Menurut Mamit, PHR harus mencari mitra dalam mengelola Blok Rokan agar bisa berbagi resiko.
"Mitra yang dipilih pastinya harus prudent dari sisi dana dan paham akan teknis juga. Mereka harus membayar PI jika memang ingin bergabung dengan Chevron harus benar-benar clear mengingat biaya yang sudah dikeluarkan Pertamina cukup besar," ungkapnya.
"Jangan sampai karena tekanan tertentu akhirnya Pertamina salah dalam mencari mitra. Jika merasa yakin, ya silahkan Pertamina kelola sendiri karena akan lebih mudah dari sisi management," jelasnya.
Baca Juga: Guyur Investasi Rp28,6 Triliun Demi Kerek Kinerja Blok Rokan
Di sisi lain, ada kendala yang harus dihadapi terkait pendanaan karena biaya yang diperlukan untuk mengelola Blok Rokan. Menurut Mamit, PHR harus mencari mitra dalam mengelola Blok Rokan agar bisa berbagi resiko.
"Mitra yang dipilih pastinya harus prudent dari sisi dana dan paham akan teknis juga. Mereka harus membayar PI jika memang ingin bergabung dengan Chevron harus benar-benar clear mengingat biaya yang sudah dikeluarkan Pertamina cukup besar," ungkapnya.
"Jangan sampai karena tekanan tertentu akhirnya Pertamina salah dalam mencari mitra. Jika merasa yakin, ya silahkan Pertamina kelola sendiri karena akan lebih mudah dari sisi management," jelasnya.
(akr)
Lihat Juga :