Hipmi Bagikan Tips untuk Tingkatkan Jumlah Pengusaha
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 16:22 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Indonesia membutuhkan empat juta wirausahawan lagi untuk memperkuat perekonomian negara. Pasalnya, hingga kini baru 3% anak muda Indonesia yang menjadi pengusaha .
Dilansir dari laman media sosial resmi Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia @bpphipmi, saat ini ekosistem wirausaha Indonesia belum sekondusif negara-negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura yang jumlah wirausahawannya sudah 8,76% dari total penduduk.
“Idealnya, sebuah negara perlu memiliki setidaknya 14% jumlah wirausahawan untuk memperkuat perekonomian,” tulis BPPHipmi, dikutip MNC Portal Indonesia, Jumat (13/8/2021).
Baca juga:Cerita Jokowi Beli Sepatu Sneakers dari Greysa Polii
Untuk itu, bagi anak muda yang ingin memulai usaha, berikut tips dari BPPHipmi yang dapat diterapkan:
1. Miliki produk yang berkualitas dan bermanfaat. Produk yang berkualitas juga harus diperhatikan, jangan hanya asal laku saja. Sebisa mungkin memiliki produk yang bisa berdaya guna, yaitu tidak hanya menguntungkan diri sendiri tetapi juga untuk orang lain dan lingkungan sekitar.
2. Berani aja dulu. Sangat penting untuk berani memulai. Ketika ada konsep yang rapid dan ada keyakinan untuk mencoba, mulai saja dulu untuk berbisnis. Urusan nanti akan bagaimana, itu belakangan. Jika tidak dicoba, maka tidak akan tahu.
Dilansir dari laman media sosial resmi Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia @bpphipmi, saat ini ekosistem wirausaha Indonesia belum sekondusif negara-negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura yang jumlah wirausahawannya sudah 8,76% dari total penduduk.
“Idealnya, sebuah negara perlu memiliki setidaknya 14% jumlah wirausahawan untuk memperkuat perekonomian,” tulis BPPHipmi, dikutip MNC Portal Indonesia, Jumat (13/8/2021).
Baca juga:Cerita Jokowi Beli Sepatu Sneakers dari Greysa Polii
Untuk itu, bagi anak muda yang ingin memulai usaha, berikut tips dari BPPHipmi yang dapat diterapkan:
1. Miliki produk yang berkualitas dan bermanfaat. Produk yang berkualitas juga harus diperhatikan, jangan hanya asal laku saja. Sebisa mungkin memiliki produk yang bisa berdaya guna, yaitu tidak hanya menguntungkan diri sendiri tetapi juga untuk orang lain dan lingkungan sekitar.
2. Berani aja dulu. Sangat penting untuk berani memulai. Ketika ada konsep yang rapid dan ada keyakinan untuk mencoba, mulai saja dulu untuk berbisnis. Urusan nanti akan bagaimana, itu belakangan. Jika tidak dicoba, maka tidak akan tahu.
Lihat Juga :