New Normal, Bappenas Siapkan Protokol Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19

Jum'at, 29 Mei 2020 - 13:19 WIB
loading...
New Normal, Bappenas...
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional /Bappenas saat ini telah menyiapkan protokol masyarakat produktif dan aman Covid-19 untuk menuju tatanan baru atau new normal. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional /Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) saat ini telah menyiapkan protokol masyarakat produktif dan aman Covid-19 untuk menuju tatanan baru atau new normal. Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian PPN/Bappenas, Subandi Sardjoko mengatakan protokol yang digunakan mengacu pada WHO dan juga negara yang telah menggunakannya seperti beberapa negara bagian di Amerika.

“Bappenas saat ini telah menyusun protokol untuk masyarakat produktif dan aman Covid-19. Jadi ada tiga kriteria yang digunakan mengacu kriteria yang digunakan WHO dan juga sudah digunakan oleh beberapa negara di dunia, bahkan beberapa negara state (bagian) di Amerika,” ungkap Subandi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Graha BNPB, Jakarta (29/5/2020).

Lebih lanjut Ia menerangkan, ada tiga kriteria yang digunakan. Pertama adalah kriteria epidemologi dimana artinya daya tular Covid-19 harus di bawah satu. “Daya tular awal itu untuk Covid itu 1,9 sampai 7. Jadi saat orang itu bisa sampai menularkan 2 sampai 6 orang. Dan itu sangat tinggi tentunya harus diturunkan dengan intervensi. Nah itu kriteria pertama yang harus dipenuhi,” jelasnya.

Kemudian kriteria kedua adalah mengenai sistem kesehatan di Indonesia yaitu mengenai kemampuan pelayanan kesehatan. “Jadi WHO juga mensyaratkan misalnya jumlah kasus baru rata-rata itu harus bisa dilayani oleh jumlah tempat tidur Covid itu 20% lebih banyak di atas 120% dari kasus baru. Jadi ini kriteria yang kedua,” kata Subandi.

Kemudian yang ketiga adalah surveilans yang cukup. Jadi jumlah tes spesimen Covid-19 harus cukup. Menteri Bappenas, kata Subandi telah mengusulkan ke WHO mengenai jumlah rata-rata tes yang harus dipenuhi. “Itu satu dari 1000, nah Bappenas meniru negara dengan jumlah penduduk seperti Indonesia yaitu Brazil. Yaitu kita 3.500 per 1 juta penduduk kita harus disediakan tesnya,” ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Dari Konsumen ke Produsen,...
Dari Konsumen ke Produsen, RI Didorong Kuasai Teknologi Kebencanaan
Kantongi Komitmen Investasi...
Kantongi Komitmen Investasi Rp472 T di World Expo 2025, Paviliun Indonesia Tembus Target
Data Kependudukan IKN...
Data Kependudukan IKN Dirilis BPS, Bappenas, dan OIKN! Begini Hasilnya
Hadapi Diskriminasi...
Hadapi Diskriminasi Global, Indonesia Perketat Standar Sawit Berkelanjutan
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
BSKDN Kemendagri: Renstra...
BSKDN Kemendagri: Renstra Berbasis Bukti Kunci Sinkronisasi Kebijakan Nasional
Rekomendasi
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved