Mal Masih Sepi Jelang Akhir PPKM, Pedagang: Harus Bayar Sewa, Tapi Omzet Engga Ada

Minggu, 15 Agustus 2021 - 20:30 WIB
loading...
Mal Masih Sepi Jelang...
Mal sudah boleh dibuka seiring perpanjangan PPKM yang disertai pelonggaran, namun hingga sehari sebelum perpanjangan masih terlihat sangat sepi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) level 3-4 sejak 10-16 Agustus 2021, memperbolehkan pusat perbelanjaan atau mal untuk dibuka. Namun hingga sehari sebelum perpanjangan itu berakhir, mal masih terlihat sangat sepi.

Seperti yang terjadi pada mal Tamini Square, yang berada di bilangan Jakarta Timur. Berdasarkan pantauan MNC portal pada Minggu (15/8/2021), kios-kios di dalam mal tersebut masih banyak yang belum membuka kembali usahanya.

Baca Juga: Tak Peduli Sabtu-Minggu, Ganjil Genap di Masa PPKM Tetap Dilakukan

Menurut Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, Pelonggaran yang diberikan saat ini masih belum dapat meringankan beban berat para pelaku usaha di pusat perbelanjaan indonesia yang sudah dialami lebih dari selama satu setengah tahun. Khususnya selama tidak beroperasional selama lebih dari lima pekan terakhir ini yaitu selama pemberlakuan PPKM Darurat dan PPKM Level.

"Oleh karenanya Pusat Perbelanjaan berharap perpanjangan kembali PPKM berdasar level untuk kesekian kalinya ini dapat benar-benar efektif sehingga secepatnya pula wilayah lain ataupun kota-kota lainnya dapat mendapat pelonggaran. Sehingga semua Pusat Perbelanjaan di Indonesia dapat beroperasi, paling tidak sama seperti pada saat pemberlakuan PPKM Mikro," ujar Alphonzus Widjaja kepada MNC Portal pada, Minggu (15/8/2021).

Hal tersebut dirasakan langsung oleh Euis Susiani (49), salah satu Penjual Busana wanita di mall Tamini Square. Menurutnya sejak 4 hari yang lalu diperbolehkan untuk membuka tokonya kembali, hingga saat ini belum menunjukan perubahan yang signifikan.

"Kayaknya belum ya, karena pertama banyak toko yang belum buka, pengunjungnya, karena pakai aplikasi peduli lindungi itu pengunjungnya belum ramai," ujar Euis kepada MNC Portal.

Meski demikian, Euis setuju dengan adanya penerapan aplikasi PeduliLindungi sebagai salah satu syarat untuk masuk ke kawasan perbelanjaan. Karena menurutnya selain mencari nafkah, kesehatan para pedagang dan masyarakat juga penting untuk diperhatikan.

"Tapi saya setuju aturan seperti itu, walaupun memang di sisi lain bagi pedagang berpengaruh bangat. Karena kan sementara kita harus membayar sevice cost, bayar sewa, karyawan, sedangkan kan omzet sekarang tidak ada," sambung Euis.

Baca Juga: Jokowi Minta Hasil PCR Maksimal 1x24 Jam, Kemenkes: Nanti Dimatangkan Dulu

Euis berharap masyarakat dapat segera melakukan vaksinasi, supaya ketika kekebalan komunal sudah tercapai, tidak ada lagi hal yang perlu dikhawatirkan ketika melakukan aktivitas di luar rumah.

"Harapannya supaya masyarakat itu sadar untuk divaksinasi supaya mereka bebas naik angkutan umum, bebas ke mal, supaya sadar masing-masing, karena kita pedagang juga kan melindungi diri sendiri juga," tutup Euis.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Investor Baru IKN...
3 Investor Baru IKN Siap Tanam Investasi, Bangun Mal hingga Fasilitas Olahraga
Pappajack Soft Opening,...
Pappajack Soft Opening, Momentum DADA Perkuat Portofolio Properti Komersial
Pedagang Daging Jabodetabek...
Pedagang Daging Jabodetabek Mogok Jualan, Lapak Pasar Kosong Melompong
Kepri Mall Bertransformasi...
Kepri Mall Bertransformasi Jadi K SQUARE, Hadirkan Konsep Lifestyle Baru di Jantung Kota Batam
Respons Usulan Kuota...
Respons Usulan Kuota Thrifting, Menteri UMKM: Hal Wajar, Biasa Saja
Kereta Petani dan Pedagang...
Kereta Petani dan Pedagang Resmi Beroperasi Hari Ini, Segini Jumlah Penggunanya
Iduladha, The Park Pejaten...
Iduladha, The Park Pejaten Bagikan Hewan Kurban bagi Masyarakat Sekitar
Pedagang Korban Tertabrak...
Pedagang Korban Tertabrak Mobil SPPG di Bekasi Meninggal Dunia
Sopir Pajero yang Kabur...
Sopir Pajero yang Kabur usai Tabrak Pedagang di Jaktim Ditangkap
Rekomendasi
Biaya Operasional Tinggi,...
Biaya Operasional Tinggi, Gapasdap Minta Pemerintah Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Berita Terkini
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Santai Seaplane Buka...
Santai Seaplane Buka Pangkalan di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata Premium
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Infografis
Satgas Penanganan Covid-19:...
Satgas Penanganan Covid-19: PPKM Masih Berlaku Sampai Saat Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved