Industri Pariwisata akan Booming, IDeA Indonesia Siap e-IPO
Selasa, 17 Agustus 2021 - 04:12 WIB
loading...
Industri pariwisata diprediksi bakal booming pascapandemi sehingga butuh banyak tenaga profesional di bidang hospitality. Untuk itu,IDeA Indonesia yang bergerak di bidang pendidikan vokasi nonformal bisa jadi pilihan tepat. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Industri pariwisata diprediksi bakal booming pascapandemi sehingga sangat membutuhkan banyak tenaga profesional di bidang hospitality. Untuk itu, PT IDeA Indonesia Akademi Tbk (IDeA Indonesia), yang bergerak di bidang pendidikan vokasi nonformal bisa jadi pilihan tepat bagi anak bangsa yang ingin berkarier di bidang perhotelan , kuliner, tata boga, dan ekonomi kreatif lainnya.
Baca Juga: Di Masa Pandemi, Pariwisata Akan Berubah Menjadi Berkualitas yang Berkelanjutan
Direktur Utama PT Idea Indonesia Akademi,Tbk. Eko Desriyanto mengatakan, IDeA Indonesia menjadi satu-satunya perusahaan jasa pendidikan vokasi perhotelan yang mengoperasikan hotel bintang tiga milik sendiri. Sehingga peserta pendidikan dapat belajar teori dan praktik dengan fasilitas berstandar industri, serta dibimbing langsung oleh praktisi dengan kurikulum sesuai kebutuhan industri hospitality.
“Menyesuaikan dengan kemajuan dunia digital serta era pandemi, IDeA Indonesia juga telah mengembangkan platform pembelajaran hybrid learning, yaitu kombinasi antara digital learning dengan field practical learning,” kata Eko Desriyanto.
IDeA Indonesia menargetkan sekurangnya memiliki 20 cabang akademi yang beroperasi pada Hotel Teaching Factory sampai 2030 mendatang. Dengan demikian, jumlah peserta pelatihan dapat melonjak antara 10.000-15.000 peserta pendidikan offline setiap tahun.
Baca Juga: Di Masa Pandemi, Pariwisata Akan Berubah Menjadi Berkualitas yang Berkelanjutan
Direktur Utama PT Idea Indonesia Akademi,Tbk. Eko Desriyanto mengatakan, IDeA Indonesia menjadi satu-satunya perusahaan jasa pendidikan vokasi perhotelan yang mengoperasikan hotel bintang tiga milik sendiri. Sehingga peserta pendidikan dapat belajar teori dan praktik dengan fasilitas berstandar industri, serta dibimbing langsung oleh praktisi dengan kurikulum sesuai kebutuhan industri hospitality.
“Menyesuaikan dengan kemajuan dunia digital serta era pandemi, IDeA Indonesia juga telah mengembangkan platform pembelajaran hybrid learning, yaitu kombinasi antara digital learning dengan field practical learning,” kata Eko Desriyanto.
IDeA Indonesia menargetkan sekurangnya memiliki 20 cabang akademi yang beroperasi pada Hotel Teaching Factory sampai 2030 mendatang. Dengan demikian, jumlah peserta pelatihan dapat melonjak antara 10.000-15.000 peserta pendidikan offline setiap tahun.
Lihat Juga :