Holding BUMN Pangan Ditargetkan Rampung September 2021
Kamis, 19 Agustus 2021 - 13:26 WIB
loading...
A
A
A
Untuk Kementerian Teknis, ada Kementrian Pertanian, Kementrian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian. Targetnya, RPP perihal holding akan rampung pada minggu depan Agustus tahun ini. Setelahnya, akan diserahkan kepada Setneg untuk dipelajari dan ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi)
"Target holding bulan September 2021, hari ini kita kerja sama atau berkolaborasi dengan seluruh kementerian dan lembaga. Minggu depan itu adalah harmonisasi RPP untuk holding, nanti Kemenkumham, setelah itu prosesnya diajukan kembali ke Setneg nanti, untuk Presiden dibentuk holding," kata dia.
Tercatat ada delapan anggotanya holding diantaranya, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), PT BGR Logistics (Persero), Perum Perikanan Indonesia, PT Perikanan Nusantara (Persero), PT Sang Hyang Seri (Persero), PT Pertani (Persero), PT Garam (Persero), dan PT Berdikari (Persero).
Baca Juga: Membongkar Rencana Holding Pangan ala Erick Thohir
Adapun progres yang sudah rampung saat ini berupa pemerseroan status hukum Perindo dari Perum menjadi Persero (PT). Perubahan status ini setelah Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury menandatangani akta pendirian PT Perikanan Indonesia (Persero). RNI sebagai calon induk Holding BUMN Pangan pun sudah memiliki enam representative offices jaringan pemasaran internasional. Di mana, terdapat di China, Mesir, Taiwan, Dubai, Singapura dan Australia.
"Target holding bulan September 2021, hari ini kita kerja sama atau berkolaborasi dengan seluruh kementerian dan lembaga. Minggu depan itu adalah harmonisasi RPP untuk holding, nanti Kemenkumham, setelah itu prosesnya diajukan kembali ke Setneg nanti, untuk Presiden dibentuk holding," kata dia.
Tercatat ada delapan anggotanya holding diantaranya, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), PT BGR Logistics (Persero), Perum Perikanan Indonesia, PT Perikanan Nusantara (Persero), PT Sang Hyang Seri (Persero), PT Pertani (Persero), PT Garam (Persero), dan PT Berdikari (Persero).
Baca Juga: Membongkar Rencana Holding Pangan ala Erick Thohir
Adapun progres yang sudah rampung saat ini berupa pemerseroan status hukum Perindo dari Perum menjadi Persero (PT). Perubahan status ini setelah Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury menandatangani akta pendirian PT Perikanan Indonesia (Persero). RNI sebagai calon induk Holding BUMN Pangan pun sudah memiliki enam representative offices jaringan pemasaran internasional. Di mana, terdapat di China, Mesir, Taiwan, Dubai, Singapura dan Australia.
(nng)
Lihat Juga :