Global Sukses Solusi Tawarkan Harga IPO Rp230-254 Per Saham

Jum'at, 20 Agustus 2021 - 18:26 WIB
loading...
Global Sukses Solusi...
Foto Ilustrasi/Istimewa
A A A
JAKARTA - Calon emiten yang bergerak pada sektor teknologi informasi (IT), PT Global Sukses Solusi Tbk (GSS) berencana melepaskan saham perdana ke publik atau initial public offering (IPO) dengan menawarkan saham dikisaran Rp230-254.

Direktur Utama Global Sukses Solusi Sony Rachmadi Purnomo mengatakan pihaknya akan menjual sebanyak-banyaknya 196,8 juta saham biasa atas nama yang seluruhnya adalah saham baru dan dikeluarkan dari portepel perseroan, dengan nilai nominal Rp4 setiap saham. Jumlah saham tersebut mewakili sebanyak-banyaknya 20,01% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah Penawaran Umum Perdana Saham.

Baca Juga : Sambut Fitur Baru MotionTrade: Belajar Apa Itu Manajer Investasi?

“Dengan menawarkan harga saham perdana kepada masyarakat sebesar Rp230-254 setiap saham, maka kami menargetkan dana sebesar Rp49,98 miliar pada IPO ini,” kata Sony dalam paparan publik perseroan di Jakarta, Jumat (20/8/2021).

Bersamaan dengan penawaran umum saham perdana, GSS juga mengadakan Program ESA (Employment Stock Allotment) dengan mengalokasikan saham sebanyak-banyaknya 1% dari jumlah penerbitan saham yang ditawarkan atau sebanyak-banyaknya sebesar 1.968.000 saham.

Menurutnya, dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham setelah dikurangi biaya-biaya emisi saham, sebagian besar atau sekitar 74% akan digunakan untuk modal kerja diantaranya yaitu untuk pembiayaan proyek baru, biaya overhead dan operasional. Sedangkan 11% akan digunakan untuk market acquisition and expansion, dan 10% akan digunakan untuk riset dan pengembangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Digital Mengambil...
MNC Digital Mengambil Langkah Strategis Menuju Pencatatan Saham Sekunder di HKEX dengan Pengajuan A1
Efek Free Float 15%,...
Efek Free Float 15%, OJK Kaji Ulang Rencana IPO 2026
Target IPO 2025 Meleset,...
Target IPO 2025 Meleset, BEI Sebut Nilai Fundraise Meningkat
9 Perusahaan Antre IPO,...
9 Perusahaan Antre IPO, Enam Beraset Jumbo
Superbank Resmi Melantai...
Superbank Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia, Himpun Dana Rp2,79 Triliun
OJK Blak-blakan Soal...
OJK Blak-blakan Soal Penyebab Penurunan Jumlah IPO Tahun Ini
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Kolaborasi dengan Hytera,...
Kolaborasi dengan Hytera, Samafitro Perkuat Infrastruktur Radio Komunikasi Nasional
Guru Besar FTUI Kaji...
Guru Besar FTUI Kaji Peranan Teknologi Komunikasi Radio Frekuensi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Rekomendasi
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
Berita Terkini
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved