Dua Tahun Berdiri, Buku Warung Sukses Fasilitasi 6,5 Juta UMKM Go Digital
Selasa, 24 Agustus 2021 - 21:48 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Dua tahun sejak pertama kali meluncurkan layanannya, BukuWarung, perusahaan teknologi penyedia ekosistem finansial digital untuk UMKM Indonesia , mengumumkan keberhasilannya menggaet 6,5 juta UMKM pengguna. Turut menandai hari jadinya yang kedua, BukuWarung menyampaikan kembali raihan pendanaan Rp861 miliar yang telah didapatkan baru-baru ini.
Nilai tersebut menjadi pendanaan Seri A terbesar yang pernah diterima oleh startup bidang UMKM secara global, dan membuat total investasi yang dikumpulkan BukuWarung mencapai Rp 1,1 triliun. Berdiri pada 2019, BukuWarung berkomitmen membantu para pelaku UMKM di Indonesia dalam pengelolaan dan pengembangan bisnis secara efisien mulai pembukuan digital, etalase online hingga pembayaran. Didukung akumulasi pendanaan yang telah diraih, BukuWarung siap melahirkan inovasi baru untuk memudahkan pengalaman pengguna dalam memanfaatkan layanan aplikasinya, serta menjalankan serangkaian aktivitas pelatihan guna meningkatkan kapabilitas UMKM agar siap go digital.
“UMKM menjadi fokus BukuWarung mengingat peran krusialnya terhadap perekonomian Indonesia. Berjumlah sekitar 65 juta dan memberikan kontribusi lebih dari 60 persen pada perekonomian negara, UMKM menjadi kelompok kunci yang akan membawa Indonesia menjadi pemain ekonomi digital terbesar se-Asia Tenggara. Karenanya, pada peringatan hari jadi yang kedua ini, kami siap mengembangkan bisnis dan layanan guna semakin menguatkan posisi BukuWarung sebagai startup teknologi terdepan yang berkontribusi memajukan ekonomi digital Indonesia lewat pemberdayaan UMKM,” CEO dan Co-Founder BukuWarung Abhinay Peddisetty, Selasa (24/8/2021).
Baca Juga: Libatkan Joe Taslim Bidik 1,2 Juta UMKM di Penjualan Akhir Tahun
Presiden Jokowi menyatakan potensi ekonomi digital Indonesia yang luar biasa. Bahkan, diprediksi, nilainya bisa menjadi yang terbesar se-Asia Tenggara pada 2030 mendatang. Sepanjang 2020, nilai transaksi perdagangan digital Indonesia mencapai Rp 253 triliun, dan tahun ini akan meningkat menjadi Rp 330,7 triliun.
Nilai tersebut menjadi pendanaan Seri A terbesar yang pernah diterima oleh startup bidang UMKM secara global, dan membuat total investasi yang dikumpulkan BukuWarung mencapai Rp 1,1 triliun. Berdiri pada 2019, BukuWarung berkomitmen membantu para pelaku UMKM di Indonesia dalam pengelolaan dan pengembangan bisnis secara efisien mulai pembukuan digital, etalase online hingga pembayaran. Didukung akumulasi pendanaan yang telah diraih, BukuWarung siap melahirkan inovasi baru untuk memudahkan pengalaman pengguna dalam memanfaatkan layanan aplikasinya, serta menjalankan serangkaian aktivitas pelatihan guna meningkatkan kapabilitas UMKM agar siap go digital.
“UMKM menjadi fokus BukuWarung mengingat peran krusialnya terhadap perekonomian Indonesia. Berjumlah sekitar 65 juta dan memberikan kontribusi lebih dari 60 persen pada perekonomian negara, UMKM menjadi kelompok kunci yang akan membawa Indonesia menjadi pemain ekonomi digital terbesar se-Asia Tenggara. Karenanya, pada peringatan hari jadi yang kedua ini, kami siap mengembangkan bisnis dan layanan guna semakin menguatkan posisi BukuWarung sebagai startup teknologi terdepan yang berkontribusi memajukan ekonomi digital Indonesia lewat pemberdayaan UMKM,” CEO dan Co-Founder BukuWarung Abhinay Peddisetty, Selasa (24/8/2021).
Baca Juga: Libatkan Joe Taslim Bidik 1,2 Juta UMKM di Penjualan Akhir Tahun
Presiden Jokowi menyatakan potensi ekonomi digital Indonesia yang luar biasa. Bahkan, diprediksi, nilainya bisa menjadi yang terbesar se-Asia Tenggara pada 2030 mendatang. Sepanjang 2020, nilai transaksi perdagangan digital Indonesia mencapai Rp 253 triliun, dan tahun ini akan meningkat menjadi Rp 330,7 triliun.
Lihat Juga :