Simak! Jurus Erick Thohir Biar UMKM Gak Gulung Tikar

Kamis, 26 Agustus 2021 - 21:12 WIB
loading...
Simak! Jurus Erick Thohir...
Menteri BUMN Erick Thohir. FOTO/MNC Media
A A A
JAKARTA - Proses pemulihan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) menjadi konsentrasi perusahaan pelat merah. Sebagai tulang punggung makro ekonomi Indonesia, upaya menggenjot kinerja usaha mikro di tengah pandemi Covid-19 tak terelakan lagi.

Menteri BUMN, Erick Thohir membeberkan, tiga langkah yang dilakukan perseroan negara untuk membantu UMKM di tengah ketidakpastian ekonomi dan kesehatan saat ini. Ketiganya adalah pendanaan, pendampingan, dan akses.

"Kementerian BUMN fokus melalui tiga hal. Satu, bagaimana kita memastikan pendanaan untuk UMKM tetap berjalan. Lalu kedua, pendampingan, dan ketiga coba membuka akses," ujar Erick dalam sebuah rekaman yang diterima, Kamis (26/8/2021).

Baca Juga: Top! Bandara Pattimura Ambon Terbaik ke-3 se-Asia Pasifik

Ihwal pendanaan, pemerintah melalui Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) memberikan penyaluran berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR). Himbara sendiri menjadi kontributor terbesar dalam pelaksanaan KUR 2021. Kontribusi Himbara mencapai 92 persen dari target KUR pemerintah sebesar Rp253 triliun.

Sementara itu, sepanjang 2020 KUR yang disalurkan Himbara mencapai Rp188,11 triliun. Nilai kredit itu bahkan diklaim lebih besar dibandingkan penyaluran dari bank swasta.

Sumber pendanaan lain berasal dari Holding BUMN Ultra Mikro. Keberadaan holding akan mendongkrak porsi penyaluran kredit bagi pelaku UMKM yang diharapkan makin memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

"Karena itu kita konsisten di dalam pendanaan tentu ada tiga hal. Satu, bagaimana kita melakukan dengan Himbara, kemarin salah satunya kita menggabungkan Holding Ultra Mikro agar bisa fokus me-UMKM-kan dan turunannya," katanya.

Baca Juga: Qatar Tawarkan Vaksin Covid-19 pada Pengungsi Afghanistan

Untuk akses market atau pasar, pemerintah berupaya memberikan peluang pasar melalui kerja sama antara BUMN dan pelaku bisnis mikro itu.

"Nah masalah akses market ini kita tidak bisa berdiri sendiri karena kita tahu banyak sekali, sekarang perusahaan swasta melakukan hal yang sama di bidang e-commerce ataupun marketplace ataupun lainnya," tutur dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
Joy Air Bangkrut, Ribuan...
Joy Air Bangkrut, Ribuan Penumpang di China Telantar
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Rekomendasi
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Simak! Ini 7 Alasan...
Simak! Ini 7 Alasan Ngantuk setelah Sarapan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved