Perkuat Kegiatan IPDMIP, Kementan Minta Exit Strategy Disiapkan

Senin, 30 Agustus 2021 - 21:26 WIB
loading...
A A A
Menurut Dedi, dari identifikasi itu harus diketahui mana yang serapannya rendah, dan mengapa hal tersebut bisa terjadi.

"Kita harus tahu kenapa serapan bisa rendah. Termasuk melakukan juga identifikasi PIC. Setelah kita tahu apa masalahnya, segera tanggulangi. Berarti harus siapkan exit strategy. Lakukan agar kegiatan ini berjalan dengan sebaik-biaknya," ujarnya.

Dijelaskannya, level PPKM pun sudah banyak yang diturunkan pemerintah. Sehingga, Covid-19 sudah tidak bisa lagi menjadi alasan minimnya serapan anggaran. Dedi juga meminta, tim perencanaan konsultan untuk menyisir semua kegiatan untuk mengetahui kegiatan yang serapannya masih minim.

"Kemudian lakukan sejumlah revisi, baik revisi anggaran maupun revisi kegiatan. Begitu revisi selesai, laksanakan secepatnya. Menteri Pertanian sudah mewanti-wanti, jika sampai pertengahan September nanti ada kegiatan yang belum dilaksanakan, maka akan langsung direfocusing. Dan diarahkan ke kegiatan yang memang berjalan," katanya.

Sementara Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Kapusluh) BPPSDMP Kementan, Bustanul Arifin Caya menegaskan, pentingnya meningkatkan koordinasi.

"Kita harus terus meningkatkan koordinasi diantara kita. Oleh karena itu, saya harapkan kegiatan IPDMIP, walaupun on granting dan tidak semua daerah kondisinya sama, tapi untuk daerah yang tidak mengalami kesulitan mohon dilakukan akselerasi. Kita butuh koordinasi lebih efektif dan efisien. Jika koordinasi sudah baik, pelaksanaan di lapangan, kegiatan operasional yang akan kita lakukan juga baik dan harus dilakukan percepatan," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Krisis Bahan Baku Plastik,...
Krisis Bahan Baku Plastik, Pemerintah Jajaki Impor Kemasan dari Malaysia hingga Rusia
Garudafood dan Pemkab...
Garudafood dan Pemkab Sumedang Jalin Kemitraan Strategis Pengembangan Pertanian Kacang Tanah
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
BLFC Mojokerto Jadi...
BLFC Mojokerto Jadi Contoh Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Petani
Rekomendasi
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
SMUP Unpad 2026 Digelar...
SMUP Unpad 2026 Digelar Hari Ini, Cek Ketentuan yang Harus Dipatuhi
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved