alexametrics

Ada Panen Raya dan Impor, Airlangga: Stok Pangan Aman

loading...
Ada Panen Raya dan Impor, Airlangga: Stok Pangan Aman
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah optimis bahwa pasokan dan harga bahan pokok aman terkendali. Optimisme ini seiring adanya panen raya dan kebijakan pemerintah yang telah memberikan izin masuknya impor beberapa bahan pangan.

"Untuk beras dalam tiga bulan ke depan, sedang panen raya, harapannya stok beras mencukupi jelang Lebaran. Kemudian juga jagung, stoknya tercukupi. Bawang merah jelang panen di beberapa daerah. Mulai dari Brebes, Agam dan daerah lainnya," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai mengikuti rapat terbatas, Selasa (20/4/2020).

Airlangga menambahkan pemerintah telah memberikan izin impor untuk gula dan bawang putih pada Mei mendatang. Hal ini diharapkan akan menurunkan harga gula yang saat ini masih mahal.



"Untuk bawang putih, pemerintah sudah memberikan izin masuk impor dan ini akan masuk dalam jumlah cukup jelang Lebaran. Gula pasir akan masuk di Mei bulan depan," tuturnya.

Airlangga mengatakan pada bulan Maret 2020, gula pasir menyumbang porsi inflasi 0,02%. Kemudian diikuti telur ayam dengan 0,03% dan bawang merah 0,01%. Meski begitu, kata dia, harga untuk bahan pokok masih terpantau aman.

Misalnya saja harga beras medium masih terpantau di angka Rp12.000 per kg. Sementara beras premium Rp12.750 per kg, gula pasir Rp18.400 per kg, daging sapi Rp117.800 per kg, cabai merah Rp31.200 per kg, bawang merah Rp43.500 per kg, dan bawang putih Rp41.500 per kg.

"Ini harga di pasar basah di 34 provinsi. Minyak goreng curah akibat CPO turun juga turun menjadi Rp12.450 per kg, minyak goreng kemasan Rp14.500 per kg," pungkasnya.
(bon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top