Buntut Restrukturisasi Pertamina, Tugas Penyediaan dan Distribusi LPG 3 Kg Beralih
Rabu, 01 September 2021 - 11:42 WIB
loading...
A
A
A
"Kami harapkan Pertamina berkomitmen menjalankan tugas ini sebaik-baiknya," ujar Tutuka dalam siaran pers, Rabu (1/9/2021).
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menyampaikan, terima kasih atas upaya cepat yang dilakukan Kementerian ESDM khususnya Ditjen Migas dalam menindaklanjuti Perpres Nomor 70 dan 71 tahun 2021, sehingga setelah adanya restrukturisasi PT Pertamina, maka penyediaan dan pendistribusian LPG 3 kg dilakukan oleh subholding Pertamina yaitu PT Pertamina Patra Niaga, bukan lagi oleh PT Pertamina (Persero).
"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah dan menegaskan komitmen Pertamina untuk tetap menjalankan dan mendukung program-program, khususnya dalam penyediaan dan distribusi energi untuk hajat hidup orang banyak," ujar Nicke.
Nicke juga menegaskan, restrukturisasi di tubuh Pertamina tidak akan mengganggu pelaksanaan tugas dari pemerintah. Bahkan sebaliknya, restrukturisasi yang dilakukan dari hulu ke hilir ini menjadikan pelaksanaannya lebih efektif dan efisien.
"Tidak perlu ada kekhawatiran. Malahan kami jamin ketersediaan, affordability (keterjangkauan) dan acceptability (penerimaan) menjadi KPI (Key Performance Indicators) kami," katanya.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menyampaikan, terima kasih atas upaya cepat yang dilakukan Kementerian ESDM khususnya Ditjen Migas dalam menindaklanjuti Perpres Nomor 70 dan 71 tahun 2021, sehingga setelah adanya restrukturisasi PT Pertamina, maka penyediaan dan pendistribusian LPG 3 kg dilakukan oleh subholding Pertamina yaitu PT Pertamina Patra Niaga, bukan lagi oleh PT Pertamina (Persero).
"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah dan menegaskan komitmen Pertamina untuk tetap menjalankan dan mendukung program-program, khususnya dalam penyediaan dan distribusi energi untuk hajat hidup orang banyak," ujar Nicke.
Nicke juga menegaskan, restrukturisasi di tubuh Pertamina tidak akan mengganggu pelaksanaan tugas dari pemerintah. Bahkan sebaliknya, restrukturisasi yang dilakukan dari hulu ke hilir ini menjadikan pelaksanaannya lebih efektif dan efisien.
"Tidak perlu ada kekhawatiran. Malahan kami jamin ketersediaan, affordability (keterjangkauan) dan acceptability (penerimaan) menjadi KPI (Key Performance Indicators) kami," katanya.
Lihat Juga :