Gara-gara Pandemi, Ekonomi Global Tekor USD2,5 Triliun

Rabu, 01 September 2021 - 19:26 WIB
loading...
Gara-gara Pandemi, Ekonomi...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ekonomi global berpotensi menanggung kerugian hingga USD2,5 triliun akibat serangan pandemi Covid-19 . Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, gara-gara pandemi banyak negara yang melakukan kebijakan countercyclical pada anggaran keuangannya.

Baca juga: Mayat Wanita dalam Karung dan Pria Tewas Tergantung Gemparkan Blitar

Langkah itu merupakan upaya negara untuk memerangi pandemi agar mampu melindungi rakyat, penduduk, menstabilkan implikasi sosial dari dampak Covid-19. Pun memulihkan kembali ekonomi.

"Kita semua tahu bahwa Covid-19 telah merugikan dunia, sangat, sangat, disayangkan. Dari sisi kontraksi ekonomi, minus 3% dari PDB itu berarti kerugian ekonomi sekitar USD2,5 triliun," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (1/9/2021).

Menurutnya, seperti publik global menyebut, pandemi Covid-19 adalah contoh sempurna. Apalagi, virusnya terus berubah, mutasi virus ini juga membanjiri semua negara, terlepas dari apakah mereka divaksinasi atau tidak.

"Seperti yang bisa kita lihat pada varian Delta, Indonesia juga mengalami lonjakan varian Covid aktif ini, terutama pada bulan Juli yang memaksa kita untuk melakukan pembatasan. Dan itu pasti akan merugikan kita dalam hal momentum pemulihan, yaitu mengganggu karena varian Delta ini," katanya.

Dia menambahkan dunia berhadapan dengan virus tidak pasti yang sangat rumit, serta desain proses pemulihannya.

Baca juga: Amanda Manopo Sentuh Pipi Arya Saloka, Netizen: Ada Istri Sah yang Hatinya Harus Dijaga

"Jadi, jika kita berbicara tentang apakah kita perlu melakukannya bersama, saya pikir itu sangat jelas. Tapi, seperti yang Anda sebutkan sebelumnya, kami hanya sekuat mata rantai terlemah dalam perang melawan pandemi ini. Itu karena pandemi tidak memiliki yurisdiksi. Memerangi pandemi tidak dapat dilakukan oleh masing-masing negara, tidak peduli seberapa kuat, seberapa banyak akal, atau seberapa tidak efektifnya," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
Gubernur BI Peringatkan...
Gubernur BI Peringatkan Dunia Tak Baik-baik Saja, Dihantui 3 Tantangan Besar
Perang Iran Picu Stagflasi,...
Perang Iran Picu Stagflasi, Ekonomi Global Mulai Terguncang
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Global Bergejolak,...
Ekonomi Global Bergejolak, Stabilitas Pangan dan MBG Harus Dijaga
Rekomendasi
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 2: Hancurnya Rumah Tangga Mila, Jaka Terpojok!
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Berita Terkini
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved