Gaikindo Ngarep Diskon PPnBM 100% Diperpanjang hingga Akhir Tahun

Jum'at, 03 September 2021 - 17:46 WIB
loading...
Gaikindo Ngarep Diskon...
Insentif PPnBM membuat penjualan mobil mulai bergairah. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo ) berharap pemerintah memperpanjang diskon pajak penjualan atas barang mewah ditanggung pemerintah ( PPnBM DTP ) 100% untuk kendaraan mobil.

Seperti diketahui, diskon PPnBM DTP 100% berlaku sejak Maret 2021 dan berakhir pada 31 Agustus 2021. Insentif PPnBM DPT diberikan untuk kendaraan berkapasitas mesin 1.500 cc kategori sedan dan 4x2, serta memiliki komponen lokal paling sedikit 70%.

Baca juga: Resmi! Mulai Hari Ini Diskon Pajak Mobil Baru Diturunkan Sri Mulyani Jadi 25%

Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara mengatakan, diskon PPnBM 100% masih perlu diperpanjang karena selama penerapan enam bulan ini kurang maksimal. Salah satunya karena pemberlakuan PPKM sejak Juli 2021.

"Pada waktu diberlakukan pertama kali, di bulan Mei ada libur Lebaran. Jadi tidak maksimal walaupun kemudian diperpanjang sampai Agustus. Kemudian Juli ada PPKM lagi sehingga dealer tidak boleh buka dan sebagainya," ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jumat (3/9/2021).

Kukuh berharap diskon PPnBM 100% bisa diperpanjang mengingat dampaknya yang sangat signifikan terhadap perekonomian. Sejak diberlakukan pada awal Maret 2021 tercatat penjualan mobil mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Sepanjang Januari hingga Juli 2021 penjualan mobil nasional sudah mencapai 460.105 unit.

"Dampaknya terhadap industri otomotif ini luar biasa karena ada pabrikan komponen yang ikut bergerak dan mulai berproduksi, hingga jutaan orang yang bekerja dari industri otomotif. Karena yang paling penting ekosistem kita bergerak kembali," tuturnya.

Baca juga: Teroris Tusuk 6 Orang di Mal New Zealand, Akhirnya Ditembak Mati Polisi

Dia menambahkan, dengan diskon PPnBM 100% yang diperpanjang maka target penjualan mobil sebesar 750.000 unit di tahun 2021 bisa tercapai.

"Harapannya bisa diperpanjang sampai akhir tahun supaya paling tidak kita bisa mencapai apa yang kita proyeksi sekitar 750.000 unit," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
IIMS Jakarta 2026 Selesai...
IIMS Jakarta 2026 Selesai Digelar, Hadirkan Solusi Finansial Holistik bagi Industri Otomotif
Dirut Agrinas Balas...
Dirut Agrinas Balas Desakan Dasco: Impor 105.000 Unit Pikap India Sudah DP 30%
Klarifikasi Dirut Agrinas...
Klarifikasi Dirut Agrinas soal Impor 105.000 Pikap India: Produsen Lokal Tak Sanggup, Harga Mahal
Presiden Didesak Batalkan...
Presiden Didesak Batalkan Impor 105.000 Pikap Kopdes Merah Putih, Kadin: Membunuh Industri Otomotif
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Rekomendasi
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik BGN Andri Mulyono Jadi Tersangka
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved