Alhamdulillah, BI Perluas Layanan QRIS hingga ke Arab Saudi

Jum'at, 03 September 2021 - 19:40 WIB
loading...
Alhamdulillah, BI Perluas...
Layanan Qris akan diperluas hingga ke Arab Saudi. Foto/SINDOnews/Hasiholan Siahaan
A A A
JAKARTA - Dalam sambutannya di Webinar Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2021, Gubernur Bank Indonesia ( BI ) Perry Warjiyo membawa kabar gembira bagi penggemar transaksi digital. Dia menyampaikan bahwa layanan QRIS akan diperluas antar-negara, mulai dari Singapura hingga Arab Saudi .

BI juga sudah bekerja sama dengan Bank of Thailand untuk kerjas ama pembayaran di Thailand.

Baca juga: Arab Saudi Diam-diam Dekati Taliban setelah Jadi Penguasa Afghanistan

"QRIS nanti akan kita perluas dengan Singapura, Arab Saudi, sehingga nanti jemaah umrah bisa menggunakan QRIS untuk berbelanja di sana,"ujar Perry di Jakarta, Jumat (3/9/2021).

Pada tanggal 17 Agustus lalu, BI telah telah merilis Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) dan peluncuran pra resmi QRIS Antarnegara. Di Indonesia, pembayaran dengan QR Code dapat dilakukan melalui QRIS untuk bertransaksi barang dan jasa.

Tidak hanya Thailand, BI juga tengah mempersiapkan perluasan pilot project QRIS ini dengan Bank Negara Malaysia dan Singapura. Tujuannya, agar bisa melakukan uji coba Standar nasional QR code untuk QRIS dengan Malaysia dan Singapura.

Baca juga: Ini Gangguan yang Terjadi di Bumi Akibat Badai Geomagnetik Hari Ini

Pembayaran berbasis QR Code antar negara ini dinilai lebih aman, karena nasabah tidak perlu lagi membawa uang dalam jumlah banyak. Nasabah pun dapat berhemat karena tidak ada lagi biaya dan komisi seperti biaya kurs.

"Setelah dengan Thailand akan dengan Malaysia dan kemudian akan dengan Singapura. Adapun pada 2021 ini, BI menargetkan penggunaan QRIS akan mencapai 12 juta merchant yang didukung berbagai sinergi," pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
Arab Saudi Diprediksi...
Arab Saudi Diprediksi Pangkas Harga Minyak ke Asia hingga USD8 per Barel
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Rekomendasi
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved