Menko Airlangga Dorong Alumni Kartu Prakerja asal Papua Barat Manfaatkan KUR

Minggu, 05 September 2021 - 11:41 WIB
loading...
Menko Airlangga Dorong...
Menko Airlangga Hartarto menyatakan alumni Program Kartu Prakerja asal Papua Barat bisa memanfaat KUR untuk turut mendorong ekonomi daerahnya. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Program Kartu Prakerja ternyata cukup menarik minat masyarakat Provinsi Papua Barat . Tercatat ada 203.991 orang pendaftar yang berasal dari masyarakat Papua Barat.

Dari jumlah tang mendaftar, mereka yang dinyatakan lolos verifikasi sebesar 50% dan 30.127 menjadi penerima efektif. Wilayah tertinggi dalam sebaran penerima Program Kartu Prakerja ada di di Kabupaten Manokwari 8.167 orang, Kabupaten Fak Fak 4.734 orang, dan Kabupaten Sorong 4.438.

Baca juga: Kemnaker Komitmen Tingkatkan Kompetensi SDM di Tanah Papua

Sementara secara nasional, manfaat Program Kartu Prakerjatelah diterima oleh lebih dari 10 juta masyarakat. Antusiasme yang tinggi terhadap program ini terlihat dari hampir 70 juta pendaftar Program Kartu Prakerja sejak Batch 1 tahun lalu hingga Batch 19 yang baru saja dibuka pada bulan Agustus 2021.

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, Program Kartu Prakerja diyakini bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk ekonomi Papua Barat. Saat ini pertumbuhan ekonomi provinsi di bagian barat Papua ini masih terkontraksi -2,39%.

Nantinya, para peserta Program Kartu Prakerja, termasuk yang berasal dari Papua Barat bisa mengembangkan potensi diri dan memulai bisnis sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerahnya. Apalagi, pemerintah juga menyediakan fasiltas kredit usaha rakyat (KUR) dengan bunga yang sangat rendah sehingga bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis.

Baca juga: Josh Warrington Gagal Rebut Kembali Sabuk Juara IBF Kelas Bulu

“Selain Program Kartu Prakerja, pemerintah juga menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk UMKM dengan bunga 3%. Jadi bagi para alumni Program Kartu Prakerja bisa memanfaatkan KUR ini untuk ini mengembangkan usahanya,” kata Menko Airlangga, saat kunjungan kerja di Provinsi Papua Barat, Jumat (3/9/2021).

Sebagai informasi, untuk penyaluran KUR di Papua Barat, sejak Januari sampai dengan 2 September 2021 telah mencapai Rp614,5 miliar rupiah yang diberikan kepada 13.714 debitur. Porsi terbesar penyaluran KUR di Provinsi Papua Barat selama 2021 yakni di sektor perdagangan (52,87%) disusul sektor jasa-jasa (27,88%), dan sektor pertanian dan kehutanan (8,54%).
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akad Massal KUR 1.000...
Akad Massal KUR 1.000 UMKM, BRI bersama Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Airlangga Kunjungi Belarus,...
Airlangga Kunjungi Belarus, Bidik Kerja Sama Teknologi Modern Alat Pertanian
Menko Airlangga Siap...
Menko Airlangga Siap Wujudkan Kemauan Prabowo, Bunga KUR 5 Persen
Harga Plastik Meroket...
Harga Plastik Meroket 100%, Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Industri
Rupiah Ambruk, Dolar...
Rupiah Ambruk, Dolar AS Tembus Rp17.300, Ini Respons Pemerintah
Mendikdasmen Resmikan...
Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi Sekolah di Teluk Bintuni, Anggaran Capai Rp17,5 Miliar
Indonesia dan Rusia...
Indonesia dan Rusia Teken Agreed Minutes SKB ke-14 untuk Perkuat Kerja Sama Strategis
TMMD ke-128, Warga Papua...
TMMD ke-128, Warga Papua Bahagia Jalan Menuju Pantai dan Sekolah Mulai Diperbaiki
Rekomendasi
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Berita Terkini
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved