Harga Tes PCR Turun, Alvin Lie: Penerbangan Tetap Sulit Bangkit

Senin, 06 September 2021 - 10:43 WIB
loading...
Harga Tes PCR Turun,...
Ilustrasi tes PCR. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sejumlah maskapai berdondong-bondong menurunkan harga tiket hingga memangkas harga tes PCR dan antigen. Sebelumnya pemerintah melalui Kementerian Kesehatan resmi menurunkan Harga Swab antigen dan PCR di Jawa Bali menjadi Rp495 ribu dan di luar Jawa dan Bali menjadi Rp550 ribu.

Pengamat penerbangan Alvin Lie mengatakan meskipun haga tes PCR turun tapi maskapai penerbangan belum bisa bergairah karena capaian vaksinasi belum mencapai 50%.

“Kebutuhan bepergian naik pesawat itu selalu ada, tapi sekarang hanya orang-orang perlu saja. Kalau orang yang tidak memiliki kebutuhan mendesak tidak akan pergi,” kata Alvin saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (6/9/2021).

Baca Juga: Harga PCR Terjun Bebas, Jumlah Penumpang Pesawat Mulai 'Mengudara'

Alvie mengaku untuk melakukan perjalanan melalui pesawat terbang memang banyak regulasi syarat dan ketentuan yang diberlakukan kepada calon penumpang.

“Kalau dulu terbang praktis, tidak perlu ini itu (syarat perjalanan seperti sertifikat vaksin, STRP, dan Test Covid PCR atau Antigen. Kalau sekarang tidak mendesak ya gak terbang.” ungkapnya.

Sehubungan dengan ketatnya syarat perjalan udara hal tersebut membuat daya beli masyarakat semakin menurun sehingga calon penumpang harus mengeluarkan biaya lebih tambahan.

“Untuk test PCR yang saat ini kian menurun harganya bisa dikatakan masih sedikit. PCR bukan sekedar soal harga. Itu juga berkaitan waktu proses yang minimal 6 jam dan masa berlaku hanya 2 hari sejak sampel diambil itu kan juga membuat sedikit ribet,” paparnya.

Menurutnya untuk penumpang yang bisa terbang hanya mereka yang telah dilakukan vaksinasi Covid-19 dan sedangkan populasi yang telah divaksin di Indonesia hanya 30%.

“Berati potensi angin segarnya juga hanya 1/3 dari biasanya kan, mungkin orang orang mau terbang tapi belum divaksin gak bisa terbang juga. Sedangkan juga vaksin kita belum mulus-mulus banget bahkan belum mencapai 30%,” ujarnya.

Meski demikian pihaknya mengatakan dengan ppkm yang terus berlanjut, sedikit kelonggaran itu berlaku di bandara di jawa bali bagi yang sudah divaksin dua kali.

“Bukan serta merta ppkm dilonggarkan, harga pcr turun pun kemudian orang orang bisa berbondong-bondong pergi gak gitu saya kira. Masih banyak hal yang perlu dipertimbangkan meski kasus Covid-19 menurun,” tambahnya.

Baca Juga: Taliban Dituduh Tembak Mati Polwan Afghanistan yang Hamil 6 Bulan

Sebagai catatan, menurutnya angin segar itu belum terlalu bergairah karena ketidakpercayaan publik terhadap keamanan data di aplikasi PeduliLindungi dan e-HAC.

“Kita berharap industri tetap eksis tetap berjalan transportasinya, masyarakat harus mempertahankan dan bisa mengontrol laju penyebaran kasus Covid-19 di Indonesia agar tidak ada lonjakan kembali gelombang 2 atau 3,” tandas dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Harga Avtur Domestik...
Harga Avtur Domestik Turun hingga 10 Persen Mulai 1 Juni 2026, Kabar Baik buat Industri Penerbangan
AS Bakal Batasi Penerbangan...
AS Bakal Batasi Penerbangan Internasional, Picu Kekacuan Jutaan Penumpang Global
Fenomena Gangguan Sinyal...
Fenomena Gangguan Sinyal GPS, DPR: Berpotensi Ancam Keselamatan Penerbangan Sipil
Kerja Sama Mendukung...
Kerja Sama Mendukung Pertumbuhan Industri Penerbangan Helikopter di Indonesia
Industri Penerbangan...
Industri Penerbangan Masih Hadapi Tantangan Berat, Komisi V DPR Dorong Keberpihakan Pemerintah
Rekomendasi
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
Gaya Hidup Sehat Masyarakat...
Gaya Hidup Sehat Masyarakat Urban: Intip Keseruan Summer Wellness Club 2026 di Kuningan City Mall
Berita Terkini
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Infografis
10 Negara Tetap Pakai...
10 Negara Tetap Pakai Iron Dome Meski Dinilai Kurang Efektif
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved