Produsen Semen Merah Putih Optimis Raup Dana IPO Rp1,16 Triliun
Senin, 06 September 2021 - 23:19 WIB
loading...
A
A
A
Cemindo Gemilang memiliki fasilitas produksi terintegrasi dimana fasilitas produksi yang canggih, sumber bahan baku, dan pelabuhan terpadu terletak di area yang sama. Pada pertengahan tahun 2020, perusahaan menambah satu line produksi klinker baru dengan kapasitas 10.000 ton/hari.
Perseroan juga berkomitmen untuk terus berupaya menurunkan emisi karbon dalam proses produksi semen, hal ini tercermin dengan penurunan emisi sebesar 9% sejak awal mula beroperasinya pabrik. Hal tersebut dapat dicapai melalui pengoperasian tiga unit Waste Heat Recovery plants, yang terletak di pabrik terintegrasi di Bayah (Indonesia) dan Hai Phong (Vietnam), mengoperasikan Over Land Belt Conveyor untuk keluar masuknya material menuju pabrik, sehingga penggunaan truk dapat ditekan secara maksimal.
Baca Juga : Kepastian Hukum Bisa Dorong Keberhasilan Pengembalian Duit BLBI
“Kami juga terus mengupayakan inisiatif-inisiatif untuk membantu perusahaan menurunkan jumlah emisi karbon secara berkesinambungan. Disamping itu, perseroan juga terus melakukan inovasi dengan mengurangi penggunaan klinker, agar dapat menghasilkan produk yang lebih ramah lingkungan dengan tetap mempertahankan standar mutu produk,” paparnya.
Keberhasilan CMNT dapat dilihat dari kinerja finansial yang telah dicapai, dimana Penjualan Perusahaan tumbuh sebesar 13% di tahun 2020 dibandingkan dengan 2019. Perseroan juga mencatatkan pertumbuhan EBITDA sebesar 13,2% di periode yang sama.
Berdasarkan data dari Asosiasi Semen Indonesia, sampai dengan bulan Juli 2021, CMNT terus menujukan tren positif untuk penjualan semen domestik di Indonesia dengan pertumbuhan sebesar 46,2% secara year on year (yoy).
Perseroan juga berkomitmen untuk terus berupaya menurunkan emisi karbon dalam proses produksi semen, hal ini tercermin dengan penurunan emisi sebesar 9% sejak awal mula beroperasinya pabrik. Hal tersebut dapat dicapai melalui pengoperasian tiga unit Waste Heat Recovery plants, yang terletak di pabrik terintegrasi di Bayah (Indonesia) dan Hai Phong (Vietnam), mengoperasikan Over Land Belt Conveyor untuk keluar masuknya material menuju pabrik, sehingga penggunaan truk dapat ditekan secara maksimal.
Baca Juga : Kepastian Hukum Bisa Dorong Keberhasilan Pengembalian Duit BLBI
“Kami juga terus mengupayakan inisiatif-inisiatif untuk membantu perusahaan menurunkan jumlah emisi karbon secara berkesinambungan. Disamping itu, perseroan juga terus melakukan inovasi dengan mengurangi penggunaan klinker, agar dapat menghasilkan produk yang lebih ramah lingkungan dengan tetap mempertahankan standar mutu produk,” paparnya.
Keberhasilan CMNT dapat dilihat dari kinerja finansial yang telah dicapai, dimana Penjualan Perusahaan tumbuh sebesar 13% di tahun 2020 dibandingkan dengan 2019. Perseroan juga mencatatkan pertumbuhan EBITDA sebesar 13,2% di periode yang sama.
Berdasarkan data dari Asosiasi Semen Indonesia, sampai dengan bulan Juli 2021, CMNT terus menujukan tren positif untuk penjualan semen domestik di Indonesia dengan pertumbuhan sebesar 46,2% secara year on year (yoy).
(dar)
Lihat Juga :