Konversi Minyak Sawit Jadi Avtur, PTDI: Belum Dikomersialkan
Selasa, 07 September 2021 - 15:18 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Bioenergi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Andriah Feby Misna mengatakan, upaya implementasi bioavtur akan berdampak positif dalam pencapaian kontribusi EBT.
Bahkan, dia menilai pemanfaatan bioavtur harus segera diaplikasikan, terutama untuk penerbangan internasional yang telah mensyaratkan pemanfaatan bahan bakar nabati (biofuel) dalam dalam rangka penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).
Baca Juga: Inilah Daftar Pangkalan Militer AS di Dunia
Ditjen EBTKE, tegas dia, berkomitmen mendukung keberlanjutan pengujian bioavtur serta pembahasan roadmap bioavtur melalui fasilitasi dan koordinasi dengan kementerian, lembaga dan stakeholder terkait.
Pihaknya mengapresiasi Tim Katalis Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama PT Pertamina (Persero) yang berhasil memproduksi katalis dan dapat mendukung konversi produk minyak sawit menjadi BBM. Pengujian bahan bakar bioavtur J2.4 ini merupakan titik krusial dalam implementasi bioavtur pada pesawat militer maupun komersial dan sipil di masa depan.
Bahkan, dia menilai pemanfaatan bioavtur harus segera diaplikasikan, terutama untuk penerbangan internasional yang telah mensyaratkan pemanfaatan bahan bakar nabati (biofuel) dalam dalam rangka penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).
Baca Juga: Inilah Daftar Pangkalan Militer AS di Dunia
Ditjen EBTKE, tegas dia, berkomitmen mendukung keberlanjutan pengujian bioavtur serta pembahasan roadmap bioavtur melalui fasilitasi dan koordinasi dengan kementerian, lembaga dan stakeholder terkait.
Pihaknya mengapresiasi Tim Katalis Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama PT Pertamina (Persero) yang berhasil memproduksi katalis dan dapat mendukung konversi produk minyak sawit menjadi BBM. Pengujian bahan bakar bioavtur J2.4 ini merupakan titik krusial dalam implementasi bioavtur pada pesawat militer maupun komersial dan sipil di masa depan.
(fai)
Lihat Juga :