Pengadilan Tinggi Singapura Setujui Restrukturisasi Obligasi MDLN
Selasa, 07 September 2021 - 20:13 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Bobby, penjualan sektor residensial Modernland Realty berhasil menjadi magnet bagi konsumen dalam transaksi perusahaan meski di tengah pandemi. Hal ini terlihat dari proyek-proyek residensial perseroan seperti Jakarta Garden City, Kota Modern dan ModernHill yang berhasil membukukan marketing sales hampir 37% dari total marketing sales Modernland Realty sampai dengan bulan Juni 2021.
Dia pun menuturkan, sepanjang semester I/2021, Modernland Realty berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp821 miliar atau meningkat 21% dibanding periode yang sama di tahun 2020. “Untuk segmen Residensial, proyek Jakarta Garden City masih menjadi kontributor utama penjualan,” ujar Bobby.
Selain residensial, segmen Hospitality juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan yaitu sebesar Rp74 miliar atau naik 71% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun, untuk segmen Industrial mencatatkan marketing sales sebesar Rp64 miliar atau terkoreksi 52% dibandingkan tahun 2020. “Segmen industrial mengalami penurunan seiring dengan iklim investasi yang belum menunjukkan pemulihan dan investor masih memilih untuk wait and see,” kata Bobby.
Baca Juga : Mau Jadi Sultan di Usia Muda? Investasi Salah Satu Jalannya
Secara keseluruhan, sebut Bobby, sepanjang semester I/2021, MDLN mencatatkan pendapatan sebesar Rp369 miliar atau meningkat 30% dibandingkan tahun 2020. Sejalan dengan kenaikan pendapatan, Perseroan juga membukukan Gross Profit sebesar Rp197 miliar, naik 21% (yoy) dengan Gross Profit Margin 54%. Namun dikarenakan Rugi Kurs tahun berjalan sebesar Rp161 miliar sehingga mengakibatkan Perseroan membukukan Net Loss sebesar Rp410 miliar.
Adapun untuk semester II/2021, Modernland Realty optmistis dapat kembali bertumbuh dengan dukungan sejumlah faktor, antara lain peluang relaksasi dari perpanjangan kebijakan insentif PPN yang mendapat tambahan sampai dengan akhir Desember 2021. Nantinya, Modernland Realty kembali akan memanfaatkannya untuk mendukung penjualan produk-produk hunian eksisting di seluruh proyek Perseroan.
Dia pun menuturkan, sepanjang semester I/2021, Modernland Realty berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp821 miliar atau meningkat 21% dibanding periode yang sama di tahun 2020. “Untuk segmen Residensial, proyek Jakarta Garden City masih menjadi kontributor utama penjualan,” ujar Bobby.
Selain residensial, segmen Hospitality juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan yaitu sebesar Rp74 miliar atau naik 71% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun, untuk segmen Industrial mencatatkan marketing sales sebesar Rp64 miliar atau terkoreksi 52% dibandingkan tahun 2020. “Segmen industrial mengalami penurunan seiring dengan iklim investasi yang belum menunjukkan pemulihan dan investor masih memilih untuk wait and see,” kata Bobby.
Baca Juga : Mau Jadi Sultan di Usia Muda? Investasi Salah Satu Jalannya
Secara keseluruhan, sebut Bobby, sepanjang semester I/2021, MDLN mencatatkan pendapatan sebesar Rp369 miliar atau meningkat 30% dibandingkan tahun 2020. Sejalan dengan kenaikan pendapatan, Perseroan juga membukukan Gross Profit sebesar Rp197 miliar, naik 21% (yoy) dengan Gross Profit Margin 54%. Namun dikarenakan Rugi Kurs tahun berjalan sebesar Rp161 miliar sehingga mengakibatkan Perseroan membukukan Net Loss sebesar Rp410 miliar.
Adapun untuk semester II/2021, Modernland Realty optmistis dapat kembali bertumbuh dengan dukungan sejumlah faktor, antara lain peluang relaksasi dari perpanjangan kebijakan insentif PPN yang mendapat tambahan sampai dengan akhir Desember 2021. Nantinya, Modernland Realty kembali akan memanfaatkannya untuk mendukung penjualan produk-produk hunian eksisting di seluruh proyek Perseroan.
(dar)
Lihat Juga :