Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
Selasa, 07 September 2021 - 21:30 WIB
loading...
A
A
A
Perseroan menargetkan dapat meraup dana tambahan sebanyak Rp1,16 triliun dari IPO. Harga per saham CMNT adalah Rp680 per saham.
3. PT Kedoya Adyaraya Tbk yang menggunakan kode perdagangan 'RSGK'. Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan rumah sakit, khususnya RS Grha Kedoya dan sejumlah akuisisi rumah sakit lainnya.
Perusahaan mengincar dana segar sebanyak Rp319,81 miliar. Harga saham RSGK sebesar Rp1.720 per saham.
4. PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk yang menggunakan kode perdagangan 'SBMA'. Perseroan adalah perusahaan yang bergerak di bidang produsen gas industri. Perseroan mengincar dana segar melalui IPO sejumlah Rp50,11 miliar. Saham SBMA mempunyai harga perdana Rp180 per saham.
Baca juga: Yuk, Bedah Dacia Jogger yang Bisa Jadi Kompetitor Kuat Avanza dan Xpander
5. PT GTS Internasional Tbk yang menggunakan kode perdagangan 'GTSI'. Perseroan adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengangkutan gas alam cair. Perseroan mengincar dana segar IPO sebesar Rp240 miliar. Emiten ini memiliki harga perdana senilai Rp100.
3. PT Kedoya Adyaraya Tbk yang menggunakan kode perdagangan 'RSGK'. Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan rumah sakit, khususnya RS Grha Kedoya dan sejumlah akuisisi rumah sakit lainnya.
Perusahaan mengincar dana segar sebanyak Rp319,81 miliar. Harga saham RSGK sebesar Rp1.720 per saham.
4. PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk yang menggunakan kode perdagangan 'SBMA'. Perseroan adalah perusahaan yang bergerak di bidang produsen gas industri. Perseroan mengincar dana segar melalui IPO sejumlah Rp50,11 miliar. Saham SBMA mempunyai harga perdana Rp180 per saham.
Baca juga: Yuk, Bedah Dacia Jogger yang Bisa Jadi Kompetitor Kuat Avanza dan Xpander
5. PT GTS Internasional Tbk yang menggunakan kode perdagangan 'GTSI'. Perseroan adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengangkutan gas alam cair. Perseroan mengincar dana segar IPO sebesar Rp240 miliar. Emiten ini memiliki harga perdana senilai Rp100.
(uka)
Lihat Juga :