RI-UEA Catat Babak Baru Kerja Sama Energi Terbarukan di Proyek PLTS Terapung Cirata
Kamis, 09 September 2021 - 13:47 WIB
loading...
PLTS Terapung Cirata 145 MW menandai babak baru kerja sama energi terbarukan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA). Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Tercapainya financial close Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung ( PLTS ) Cirata 145 MWac menandai babak baru kerja sama energi terbarukan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab ( UEA ). Pembangkit yang dibangun oleh Masdar bersama PT PJB Investasi tersebut memulai proses konstruksi dan diharapkan selesai November 2022.
Duta Besar RI untuk Uni Emirat Arab Husin Bagis menyampaikan bahwa dimulainya proses konstruksi PLTS Terapung Cirata akan semakin meningkatkan kerja sama kedua negara terutama di bidang energi terbarukan.
Baca Juga: Peran PLTS Terapung Cirata dalam Pencapaian Zero Carbon
"Kami berharap dengan tercapainya financial close tersebut dapat menjadi babak baru meningkatnya kerjasama RI-PEA di bidang energi terbarukan," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Kamis (9/9/2021).
Menurut Husin, progress yang dicapai oleh konsorsium Masdar dan PT PJB Investasi melalui anak perusahaan mereka di Indonesia yakni PT PJB Masdar Solar Energi (PMSE) tersebut sangat menggembirakan.
“Berkat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan di Jakarta, maka proyek investasi senilai USD129 juta ini bisa terus berjalan, meski di tengah berbagai keterbatasan akibat kondisi pandemi yang melanda sejak tahun lalu,” papar mantan Atase Perdagangan Tokyo tersebut.
Proyek investasi tersebut, diharapkan dapat berkontribusi pada upaya pemerintah untuk mendorong bauran energi terbarukan di level 23%. “Pembangkit ini akan menerangi 50 ribu rumah dan mengurangi 214 ribu ton emisi karbon dioksida serta berkontribusi pada penyerapan 800 tenaga kerja,” paparnya.
Duta Besar RI untuk Uni Emirat Arab Husin Bagis menyampaikan bahwa dimulainya proses konstruksi PLTS Terapung Cirata akan semakin meningkatkan kerja sama kedua negara terutama di bidang energi terbarukan.
Baca Juga: Peran PLTS Terapung Cirata dalam Pencapaian Zero Carbon
"Kami berharap dengan tercapainya financial close tersebut dapat menjadi babak baru meningkatnya kerjasama RI-PEA di bidang energi terbarukan," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Kamis (9/9/2021).
Menurut Husin, progress yang dicapai oleh konsorsium Masdar dan PT PJB Investasi melalui anak perusahaan mereka di Indonesia yakni PT PJB Masdar Solar Energi (PMSE) tersebut sangat menggembirakan.
“Berkat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan di Jakarta, maka proyek investasi senilai USD129 juta ini bisa terus berjalan, meski di tengah berbagai keterbatasan akibat kondisi pandemi yang melanda sejak tahun lalu,” papar mantan Atase Perdagangan Tokyo tersebut.
Proyek investasi tersebut, diharapkan dapat berkontribusi pada upaya pemerintah untuk mendorong bauran energi terbarukan di level 23%. “Pembangkit ini akan menerangi 50 ribu rumah dan mengurangi 214 ribu ton emisi karbon dioksida serta berkontribusi pada penyerapan 800 tenaga kerja,” paparnya.
Lihat Juga :