MUI: Wakaf Uang Bisa Jadi Solusi Dorong Pemulihan Ekonomi

Sabtu, 11 September 2021 - 18:52 WIB
loading...
MUI: Wakaf Uang Bisa...
Wakaf uang dan wakaf produktif dapat mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Wakaf uang dan wakaf produktif dapat mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19. Skema wakaf dapat menjadi model pembiayaan produktif untuk sektor ekonomi kerakyatan , UMKM, pertanian, dan perikanan, yang belum tersentuh perbankan atau lembaga keuangan lainnya.

“Banyak sektor ekonomi kerakyatan yang dapat membangkitkan ekonomi masyarakat bawah yang secara bisnis feasible tapi dinilai tidak bankable, disini wakaf uang produktif jadi solusi,” kata Ketua Lembaga Wakaf Majelis Ulama Indonesia (LWMUI), Lukmanul Hakim saat membuka Webinar Dialog Wakaf bertajuk “Prospek Wakaf Uang dan Wakaf Produktif Membangun Ekosistem Halal Supply Chain” di Jakarta, Sabtu (11/9/2021).

Baca Juga : Wapres: Butuh Sosialisasi dan Edukasi Intensif Tingkatkan Literasi Pasar Modal Syariah

Dialog Wakaf yang diselenggarakan LWMUI menghadirkan narasumber Dr KH Cholil Nafis (Ketua MUI), Muhammad Anwar Bashori (Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia), dan Guntur Subagja (Sekretaris LWMUI). Dipandu oleh moderator Agus Idzwar (musisi religi).

Lukman memapaparkan, dampak pandemi Covid-19 sudah meningkatkan kemiskinan menjadi di atas 10% dan 83% UMKM terdampak signifikan. “Sebagaimana yang diungkapkan Wapres Kyai Ma’ruf Amin banyak misbar (miskin baru) akibat pandemi, ini menjadi perhatian pemerintah,” ujar Lukman yang juga Staf Khusus Wakil Presiden RI.

Lukman menjelaskan, LWMUI menindaklanjuti gerakan nasional wakaf yang diluncurkan Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin Januari 2021 lalu. Potensi wakaf uang sangat besar mencapai Rp188 triliun per tahun, dan lahan wakaf tersebar di berbagai daerah seluas 420 ribu hektar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Rantai Ekonomi...
Perkuat Rantai Ekonomi Kerakyatan, Holding BUMN Danareksa Salurkan Kurban untuk 3.800 Keluarga
Berdayakan 42 Ribu Lebih...
Berdayakan 42 Ribu Lebih Klaster Usaha, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Berbasis Komunitas
Berkembang Bersama BRILink...
Berkembang Bersama BRILink Agen, Keluarga di Jepara Buka Lapangan Pekerjaan bagi Masyarakat Sekitar
Perkuat Ekonomi Kerakyatan,...
Perkuat Ekonomi Kerakyatan, UKP Bidang Ekonomi dan Perbankan MoU dengan Menkop
Mendorong Reksa Dana...
Mendorong Reksa Dana Syariah Jadi Opsi Pengelolaan Wakaf Uang
Menkop Ferry Juliantono:...
Menkop Ferry Juliantono: Koperasi Harus Jadi Tulang Punggung Kemakmuran Bangsa
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
Nanik S Deyang Ancam...
Nanik S Deyang Ancam Tutup SPPG Jika Tak Beli Telur Langsung dari Peternak
Wali Kota Agustina Inisiasi...
Wali Kota Agustina Inisiasi Program Waras Ekonomi, UMKM Semarang Kini Terhubung dalam Satu Platform
Rekomendasi
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Berita Terkini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Infografis
Makanan dan Minuman...
Makanan dan Minuman yang Bisa Jadi Pemicu Radang Usus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved