Pertanian tidak Pernah Ingkar Janji, Mentan: Berkeringat di Bidang Ini Menghasilkan
Minggu, 12 September 2021 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Produksi Beras 2018-2021 Naik Terus, Akademisi IPB Nilai Kinerja Pertanian Memuaskan
Lanjutnya, dia bilang bahwa ekspor pertanian meningkat pada 2020 yakni Rp 451,77 triliun atau naik 15,79 persen. Menurutnya, tidak ada yang tidak bisa dikerjakan di masa sulit seperti sekarang. Pilihannya hanya dua, mau maju atau berdiam.
Sejalan dengan hal tersebut, pria yang pernah menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan itu, bercerita bahwasanya dalam rangka 17 Agustus 2021 lalu, Kementerian Pertanian (Kementan) mengadakan program merdeka ekspor.
Pada program tersebut Kementan memberikan tantangan selama tujuh hari kepada setiap daerah untuk dapat mengekspor produk asalnya. Dari program itu, kata Syahrul, ekspor pertanian naik Rp 7,2 triliun.
“Ekspor naik Rp 7,2 triliun dalam tujuh hari. Saya tegaskan lagi, tujuh hari. Saya bilang tidak boleh ada kabupaten/provinsi yang tidak ekspor. Dan ternyata hampir semua melakukan ekspor. Dari 341 kabupaten hanya 71 kabupaten yang walikotanya tidur. Saya bilang ke mereka, kalau kau tidak bisa ekspor, kau cari semut di tempatmu. Karena sarang semut pun bisa diekspor, contohnya papua yang melakukannya,” bebernya.
Lanjutnya, dia bilang bahwa ekspor pertanian meningkat pada 2020 yakni Rp 451,77 triliun atau naik 15,79 persen. Menurutnya, tidak ada yang tidak bisa dikerjakan di masa sulit seperti sekarang. Pilihannya hanya dua, mau maju atau berdiam.
Sejalan dengan hal tersebut, pria yang pernah menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan itu, bercerita bahwasanya dalam rangka 17 Agustus 2021 lalu, Kementerian Pertanian (Kementan) mengadakan program merdeka ekspor.
Pada program tersebut Kementan memberikan tantangan selama tujuh hari kepada setiap daerah untuk dapat mengekspor produk asalnya. Dari program itu, kata Syahrul, ekspor pertanian naik Rp 7,2 triliun.
“Ekspor naik Rp 7,2 triliun dalam tujuh hari. Saya tegaskan lagi, tujuh hari. Saya bilang tidak boleh ada kabupaten/provinsi yang tidak ekspor. Dan ternyata hampir semua melakukan ekspor. Dari 341 kabupaten hanya 71 kabupaten yang walikotanya tidur. Saya bilang ke mereka, kalau kau tidak bisa ekspor, kau cari semut di tempatmu. Karena sarang semut pun bisa diekspor, contohnya papua yang melakukannya,” bebernya.
(akr)
Lihat Juga :