Kilang Pertamina Internasional Kukuhkan Posisi dalam Transformasi Bisnis Kilang dan Petrokimia

Minggu, 12 September 2021 - 13:33 WIB
loading...
Kilang Pertamina Internasional...
doc. Pertamina
A A A
JAKARTA - PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) kini mengelola sepenuhnya bisnis dan operasi kilang di Indonesia sebagai sebuah entitas usaha yang mencetak profit. Sebelumnya, PT KPI yang merupakan induk Subholding Refining & Petrochemical Pertamina, sejak Juni 2020 lalu mendapat mandat untuk mengelola sektor kilang dan petrokimia Pertamina di Indonesia. Pascapenandatanganan dokumen legal (legal end-state) pada 1 September 2021, proses restrukturisasi Pertamina sebagai Holding BUMN Migas yang dirintis sejak 2018 resmi rampung.

Direktur Utama PT KPI, Djoko Priyono, optimistis bahwa penandatanganan legal end-state merupakan sebuah momentum dan titik awal PT KPI melakukan transformasi bisnis model kilang dan petrokimia guna mewujudkan visi ‘profitable refinery’. "Sebelum restrukturisasi, PT KPI fokus menjalankan operational excellence dan keandalan kilang. Kini, PT KPI memiliki misi baru untuk mencetak laba, atau biasa disebut profit-centered entity," ucap Djoko Priyono.

Sebagai induk Subholding Refining & Petrochemical, PT KPI kini membawahi 6 (enam) unit kilang di Dumai, Plaju, Cilacap, Balikpapan, Balongan dan Kasim. Selain itu, PT KPI juga mengelola proyek strategis pengembangan kilang Balikpapan yang dikelola PT Kilang Pertamina Balikpapan dan pembangunan kilang baru ¬grassroot refinery GRR Tuban yang dikelola PT Pertamina Rosneft Pengolahan & Petrokimia.

Optimalkan Kinerja Pasca Legal End-State
Djoko Priyono menegaskan kembali bahwa legal end-state yang menandai restrukturisasi bisnis membuka banyak peluang dan manfaat bagi PT KPI. Manfaat pertama adalah bertambahnya kelincahan operasional di lingkungan PT KPI dan tercermin dalam capaian kinerja positif per-Juli 2021. "Hingga Juli 2021, PT KPI telah berhasil mencapai kinerja operasional yang melewati target RKAP, termasuk produksi produk BBM dan Petrokimia bernilai tinggi, optimasi kilang, serta efisiensi biaya kilang", ujar Djoko Priyono.

Selain itu, restrukturisasi bisnis Pertamina juga memiliki dampak positif dalam pemberian kewenangan PT KPI dalam pengelolaan aspek perencanaan kilang, optimasi kilang, dan pemasaran produk. "Contohnya, kini PT KPI memiliki otorisasi dalam pemilihan Crude dengan nilai keekonomian tinggi dengan tetap menunjang efisiensi usaha," ujar Djoko.

Manfaat lain dari restrukturisasi adalah sinergi yang terbentuk antara PT KPI selaku induk Subholding Refining & Petrochemical dengan Subholding lain di lingkungan Pertamina. "Pada aspek pemasaran produk, kami miliki prioritas sinergi lewat penjualan produk bernilai tinggi ke Subholding-Subholding terkait," ujar Djoko.

Performa PT KPI dalam menjalani transisi sudah dipersiapkan sebaik-baiknya sejak tahun 2020 melalui inisiatif strategis yang menyasar lima fokus utama. Inisiatif strategis tersebut antara lain optimasi Crude dan produk bernilai tinggi termasuk Pertalite, Dexlite dan MFO Low Sulfure.

Pada aspek efisiensi energi, PT KPI tengah merintis program PLN-isasi kilang, penggunaan gas eksternal dan energi alternatif pada unit-unit kilang yang dikelola. Pada aspek manajemen inventory, PT KPI memiliki fokus menjaga stok minimal minyak mentah di masing-masing unit kilang. Selain itu, untuk meningkatkan keandalan kilang, PT KPI telah merintis teknologi digitalisasi kilang termasuk dalam pengembangan sistem predictive maintenance.

Selain berfokus untuk mempertahankan kinerja selama transisi, inisiatif strategis yang dijalankan PT KPI juga bertujuan wujudkan visi sebagai world class oil refinery & petrochemical pada tahun 2027.

"Untuk mencapai tujuan tersebut, kami fokus kepada misi-misi utama. Yang pertama adalah pengembangan produk BBM ramah lingkungan dengan standar Euro IV/V," ucap Djoko.

Selain itu, untuk meningkatkan profitabilitas, PT KPI akan melakukan banyak eksplorasi produk-produk bernilai tinggi. Peningkatan margin profit kilang juga menjadi target PT KPI melalui program strategis Refinery Development Master Plan yang telah berjalan, termasuk pada unit operasi di Balikpapan dan Balongan.

"Sesuai dengan tujuan restrukturisasi, seluruh jajaran direksi, manajemen dan pekerja PT KPI kini optimistis ambil peran mendukung operasional yang lincah, agresif dan responsif dalam mencapai visi kilang dan petrokimia Indonesia, tak hanya untuk memperoleh laba tapi juga berkelanjutan," tutur Djoko.
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Pertamina Dikabarkan...
Pertamina Dikabarkan Melarang Mobil 1.400cc Diisi Pertalite, Ini Daftar Kendaraanya
Rekomendasi
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved