Industri Properti Pulih Cendana Parc North LPKR Ludes dalam Enam Jam
Senin, 13 September 2021 - 16:46 WIB
loading...
LPKR memasok kebutuhan hunian kelas menengah seiring mulai membaiknya industri properti nasional. Foto/Ist.
A
A
A
JAKARTA - Rumah tapak menjadi sektor properti paling tangguh di tengah situasi pandemi Covid-19 ini. Minat pasar terhadap rumah tapak tetap tinggi. Keberhasilan penjualan rumah tapak didukung oleh stimulus yang diberikan pemerintah seperti insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan relaksasi Loan to Value (LTV) serta promosi dan penawaran cara pembayaran yang variatif dari pengembang.
Head of Research JLL Indonesia Yunus Karim mengungkapkan, rumah tapak tetap bertahan di masa pandemi. Pengembang perumahan cukup aktif dalam meluncurkan produk dan mendapat respons yang baik dari pasar. ‘’Kita melihat di Semester I/2021 hampir 80% yang terjual adalah unit rumah dibawah harga Rp1,3 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa keterjangkauan harga tetap menjadi kunci dari performa sektor ini,’’ujarnya di Jakarta, Senin (13/9/2021).
(Baca Juga : Kasus Covid Melandai, Jadi Sentimen Positif Emiten Properti )
PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) dinilai jeli menangkap peluang pasar di tengah masa pandemi. Sebanyak 680 unit Cendana Parc North, rumah tapak 2 lantai yang berlokasi di kawasan utama Lippo Village ini habis terjual hanya dalam waktu 5 jam. CEO LPKR John Riady menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat kepada produk berkualitas LPKR. “Kami berterima kasih kepada para pembeli Cendana Parc North atas kepercayaannya dan kami sangat bersyukur atas keberhasilan penjualan Cendana Parc North yang sold out,’’ujarnya.
Cendana Parc North ini merupakan kluster yang kedelapan sejak peluncuran kluster Cendana Series yang pertama di tahun 2020. Kami tetap menjaga komitmen kami untuk menyediakan rumah yang mementingkan kualitas dengan harga terjangkau. ‘’Berlokasi di tengah kota Lippo Village dengan semua fasilitas kota yang sudah matang, Cendana Parc North bukan hanya rumah tempat tinggal, tapi sekaligus investasi masa depan,’’tuturnya.
Head of Research JLL Indonesia Yunus Karim mengungkapkan, rumah tapak tetap bertahan di masa pandemi. Pengembang perumahan cukup aktif dalam meluncurkan produk dan mendapat respons yang baik dari pasar. ‘’Kita melihat di Semester I/2021 hampir 80% yang terjual adalah unit rumah dibawah harga Rp1,3 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa keterjangkauan harga tetap menjadi kunci dari performa sektor ini,’’ujarnya di Jakarta, Senin (13/9/2021).
(Baca Juga : Kasus Covid Melandai, Jadi Sentimen Positif Emiten Properti )
PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) dinilai jeli menangkap peluang pasar di tengah masa pandemi. Sebanyak 680 unit Cendana Parc North, rumah tapak 2 lantai yang berlokasi di kawasan utama Lippo Village ini habis terjual hanya dalam waktu 5 jam. CEO LPKR John Riady menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat kepada produk berkualitas LPKR. “Kami berterima kasih kepada para pembeli Cendana Parc North atas kepercayaannya dan kami sangat bersyukur atas keberhasilan penjualan Cendana Parc North yang sold out,’’ujarnya.
Cendana Parc North ini merupakan kluster yang kedelapan sejak peluncuran kluster Cendana Series yang pertama di tahun 2020. Kami tetap menjaga komitmen kami untuk menyediakan rumah yang mementingkan kualitas dengan harga terjangkau. ‘’Berlokasi di tengah kota Lippo Village dengan semua fasilitas kota yang sudah matang, Cendana Parc North bukan hanya rumah tempat tinggal, tapi sekaligus investasi masa depan,’’tuturnya.
Lihat Juga :