Temui Ahok, Bos Krakatau Bicara Soal Kerja Sama Bungker BBM

Senin, 13 September 2021 - 18:06 WIB
loading...
Temui Ahok, Bos Krakatau...
CEO Krakatau International Port Akbar Djohan bersama Komisaris Utama Basuki Tjahaja Purnama. FOTO/IST.
A A A
JAKARTA - CEO Krakatau International Port Akbar Djohan mengunjungi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau lebih dikenal Ahok (BTP). Kunjungan ini dalam rangka bersilaturahmi dan membahas aktivitas Bunkering Marine Fuel Oil (MFO) yang menjadi program kerja sama yang telah disepakati antara PT Krakatau Bandar Samudera (Krakatau International Port/KIP) dan Pertamina. Sebelumnya kerjasama ini telah disepakati sejak Agustus 2021 yang lalu.

CEO Krakatau International Port (KIP) Akbar Djohan menjelaskan, kerja sama ini adalah bentuk strategi yang dapat memberikan bukan hanya keuntungan kedua belah pihak melainkan bagi banyak pihak. Tidak hanya itu, kerja sama ini dapat memperkuat rantai pasok energi terutama migas di sepanjang Selat Sunda, dimana produk MFO dijadikan ‘engine’ baru perusahaan dalam mencapai growth yang lebih baik lagi.

"Alhamdulillah, Pak BTP menerima kami dan kami menyampaikan perkembangan yang telah KIP lakukan. Saya juga mengucapkan terima kasih karena Pak BTP memberikan apresiasi yang sangat baik atas progress kerja yang telah disampaikan langsung kepada beliau dari kerja sama ini," ujar dia melalui keterangan resminya, Senin (13/9/2021).

Baca Juga: Pertamina Resmikan 6 Subholding, Ahok Tebar Optimisme

Dia meyakini economic and opportunity loss akibat belum adanya jasa bunkering bahan bakar minyak untuk kapal-kapal niaga di Selat Sunda berpotensi besar untuk disinergikan dengan Pertamina. "Kami berkomitmen untuk menjadikan Selat Sunda sebagai pelabuhan strategis yang dapat melayani seluruh kebutuhan kapal dengan pelayanan berstandar internasional terus ditingkatkan dan dijaga. Kita gerakkan ekonomi bersama di tengah pandemi," imbuhnya.

Akbar menjelaskan, kerja sama KIP dan Pertamina ini adalah wujud sinergi yang sangat strategis dari langkah KIP untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai poros maritim dunia seperti apa yang sedang diusahakan oleh pemerintah.

"Selain mendiskusikan program MFO, kami juga berbincang-bincang mengenai upaya lainnya untuk penguatan selat sunda sebagai jalur maritim strategis dan potensial bagi Indonesia. Salah satunya yaitu target 5000 kapal yang akan melaksanakan perdagangan per tahun," ungkap Akbar.

Kerja sama yang bertujuan sebagai strategi ekspansi dalam bisnis maritim di sepanjang Selat Sunda ini diapresiasi oleh BTP. BTP meyakini bahwa kerja sama ini dapat memberikan kekuatan bagi ekosistem perdagangan maritim di Indonesia sekaligus juga memberikan manfaat yang besar bagi industri sektor energi seperti Pertamina tersebut.

"Kehadiran layanan Pertamina di salah satu titik strategis maritim di Indonesia ini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi negara serta membuktikan Sinergi dengan KIP adalah langkah strategis untuk memperkuat Indonesia sebagai poros maritim khususnya di wilayah perairan strategis kita," ujar Ahok.

Baca Juga: Datangi Polres Jakarta Utara, Putra Ahok Laporkan Balik Ayu Thalia

BTP juga memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas target yang ingin dicapai oleh KIP tersebut. BTP juga memastikan bahwa Pertamina akan siap mendukung upaya pencapaian target dari anak usaha Krakatau Steel.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Seluruh SPBU Jual B50 Mulai Oktober 2026
Prabowo Luncurkan BBM...
Prabowo Luncurkan BBM Baru B50 Pertama di Indonesia
Pertamina Buka Rekrutmen...
Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Pendaftaran Hingga 5 Juli 2026
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Pertamina dan Pupuk...
Pertamina dan Pupuk Indonesia Jajaki Kolaborasi Strategis untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan Nasional
Kejagung Pastikan Telusuri...
Kejagung Pastikan Telusuri Informasi Bunker Lain Terkait Kasus Febrie Adriansyah
Lowongan Internship...
Lowongan Internship Pertamina Group 2026 Dibuka, Tersedia 400 Lebih Posisi untuk Fresh Graduate!
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Rekomendasi
Usai Rumahnya Digeledah,...
Usai Rumahnya Digeledah, Anggota BPK Bobby Rizaldi Penuhi Panggilan KPK
Fakta Unik Piala Dunia...
Fakta Unik Piala Dunia 2026: Pertama Sejak 44 Tahun, Partai Final Tanpa Pemain Bayern Munich
Aktivis: Harus Objektif...
Aktivis: Harus Objektif Sikapi Kematian 3 Pekerja di Gorong-gorong Jakarta
Berita Terkini
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan Groundbreaking Proyek Masela Senilai Rp375 Triliun Hari Ini
MNC Sekuritas dan MNC...
MNC Sekuritas dan MNC Asset Bahas Strategi Cerdas Investasi Lewat IG Live Sore Ini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Tipis Hari Ini, Segram Jadi Rp2,63 Juta
Cyber Breaker Season...
Cyber Breaker Season 3 Jembatani Kebutuhan SDM Digital Pemerintah dan Sektor Bisnis
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,24% ke Level 6.056
Soal Hapus Pajak JHT,...
Soal Hapus Pajak JHT, Purbaya Masih Tunggu Data BPJS Ketenagakerjaan
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved